Gudang Cat di Abiansemal Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp 2 Miliar

Petugas gabungan Damkar Badung bersama personel Polsek Abiansemal melakukan pemadaman kobaran api yang menghanguskan gudang cat PT Warnatama Cemerlang di Desa Sedang, Abiansemal, Badung, Jumat (4/9/2026). (Foto: Dok. Polsek Abiansemal / kabarbali.id)

BADUNG, KABARBALI.ID – Kebakaran hebat menghanguskan gudang penyimpanan cat dan tiner milik PT Warnatama Cemerlang di Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Jumat (4/9/2026) sore.

Kobaran api yang berkobar selama hampir empat jam tersebut memicu kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Kasi Humas Polres Badung melalui Kasubsipenmas Sihumas Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengonfirmasi insiden tersebut terjadi mulai sekitar pukul 15.35 WITA dan baru berhasil dipadamkan total menjelang malam.

“Api melahap area gudang cat dan tiner milik PT Warnatama Cemerlang sekitar pukul 15.35 WITA. Upaya pemadaman membutuhkan waktu hingga pukul 19.00 WITA karena banyaknya bahan kimia yang mudah terbakar,” ujar Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Jumat (4/9/2026).

Pekerja Dengar Ledakan Keras Sebelum Api Membesar

Insiden tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan, Ni Komang Astini (32), yang mendengar suara letupan keras dari arah belakang area penyimpanan.

Saksi yang melihat kobaran api menjalar dengan cepat langsung berlari keluar area gedung untuk menyelamatkan diri sembari memperingatkan rekan-rekan kerjanya.

“Saksi mendengar letupan keras dari belakang gudang lalu melihat api sudah membesar. Dia langsung lari ke luar sambil memberi tahu karyawan lain untuk menyelamatkan diri,” jelas Ayu Inastuti.

Saat peristiwa terjadi, terdapat 9 dari total 14 karyawan perusahaan yang sedang berada di lokasi.

Beruntung, seluruh pekerja berhasil dievakuasi tepat waktu sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.

Cairan Kimia Picu Api Cepat Menjalar
hingga Hanguskan Merajan Warga

Berdasarkan pendataan awal kepolisian, di dalam gudang tersimpan sekitar 500 unit cat dan 500 unit tiner. Tingginya stok cairan kimia yang berpotensi memicu ledakan tersebut membuat kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Dampak kebakaran bahkan meluas hingga ke pemukiman warga di sisi barat gudang. Bangunan tempat tinggal milik I Gusti Ayu Harianti (57) ikut terdampak.

“Kebakaran merembet ke bangunan sebelah barat milik warga bernama I Gusti Ayu Harianti. Dampaknya, dua bangunan pelinggih atau merajan beratap ijuk milik korban ikut terbakar,” ungkap Ayu Inastuti.

8 Mobil Pemadam Dikerahkan, Polisi
Selidiki Penyebab Kebakaran

Penanganan si jago merah melibatkan sedikitnya 8 unit mobil pemadam kebakaran Dinas LHK/Damkar Kabupaten Badung, dibantu jajaran personel Polsek Abiansemal, TNI, serta warga sekitar.

Hingga saat ini, Tim Inafis Polres Badung masih melakukan penyelidikan intensif guna memastikan penyebab pasti awal munculnya titik api.

“Penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Untuk kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp 2 miliar,” pungkasnya. (Gus-Kab).

kabar Lainnya