HUT ST Putra Bhakti Bakas: Anggota DPRD Klungkung I Wayan Widiana Puji Kepemimpinan Pemuda

Wayan Widiana foto bersama bupati, wakil bupati pengurus adat serta sekaa teruna.

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Semangat anak muda di Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, mendapat apresiasi tinggi dari tokoh masyarakat setempat yang juga Anggota DPRD Klungkung, I Wayan Widiana. Di tengah tekanan arus global, kreativitas pemuda dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga kearifan lokal Bali.

Pujian tersebut disampaikan Widiana saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sekaa Teruna (ST) Putra Bhakti tahun 2026 yang berlangsung meriah di Wantilan Banjar Peken, Desa Bakas, Minggu (19/4/2026).

Apresiasi Kemampuan Kolaborasi

Sebagai putra daerah asal Desa Bakas, Wayan Widiana mengaku sangat bangga terhadap kinerja panitia. Menurutnya, kemampuan anak muda dalam berkolaborasi hingga berhasil menghadirkan pimpinan daerah, yakni Bupati I Made Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, adalah bukti kematangan organisasi.

“Organisasi Sekaa Teruna bukan sekadar wadah kumpul-kumpul, melainkan instrumen vital pembinaan generasi muda sebagai ‘Energi Perubahan’. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga adat dan tradisi kita,” ujar ketua fraksi Partai Gerindra DPRD Klungkung ini.

Inovasi Purna Bakti dan Estafet Nilai Adat

Widiana juga menyoroti inovasi baru dalam perayaan tahun ini, yakni pengukuhan ST Purna Bakti. Langkah ini dianggap sangat strategis untuk menjaga komunikasi antara senior dan junior agar tidak terjadi kesenjangan informasi.

“Adanya pengukuhan Purna Bakti ini memastikan proses transfer ilmu dan nilai-nilai adat di Banjar Peken berjalan berkelanjutan. Estafet kepemimpinan dan nilai budaya harus tetap terjaga melalui tangan-tangan kreatif ini,” Widiana yang juga Ketua HKTI Kabupaten Klungkung ini.

Dorongan untuk Desa Wisata Bakas

Mengingat Desa Bakas berstatus sebagai Desa Wisata, Widiana berharap ST Putra Bhakti terus mengasah kemampuan dan inovasi mereka. Ia ingin pemuda Bakas menjadi role model atau contoh bagi Sekaa Teruna lainnya di Kabupaten Klungkung.

“Ke depan, tantangan di desa wisata akan lebih besar. Saya berharap pemuda terus bangkit, mengasah skill, dan membuat acara-acara yang lebih berkualitas lagi agar tradisi Ajeg Bali tetap lestari namun tetap adaptif dengan zaman,” pungkas politisi asal Banjarangkan tersebut. (Sta-Kab). 

kabar Lainnya