

BANGLI, KABARBALI.ID – Aksi pengrusakan oleh orang tidak dikenal (OTK) menyasar Kantor Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli Unit Layanan Kintamani yang berlokasi di Banjar Masem, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Peristiwa pelemparan tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026) malam sekitar pukul 21.30 WITA. Akibat insiden ini, fasilitas kaca jendela bagian depan kantor pecah berantakan serta dua pot bunga di area lobi hancur.
Kasus dugaan teror dan pengrusakan fasilitas publik ini telah dilaporkan secara resmi dan tengah ditangani oleh jajaran Polsek Kintamani.
Kepala Unit Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli Wilayah Kintamani Nengah Subadra membenarkan adanya insiden pengrusakan yang menimpa kantor operasionalnya.
“Mendapat informasi, saya langsung meluncur ke kantor dan selanjutnya melaporkan kasus ini ke Polsek Kintamani. Petugas kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan,” ujar Nengah Subadra, Kamis (3/9/2026).
Karyawan Kaget Dengar Suara Benda Pecah Malam Hari
Subadra menjelaskan, kejadian aksi pengrusakan pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan perusahaan yang kebetulan tinggal di area sekitar kantor.
Pada Rabu malam, saksi mendadak mendengar suara hantaman keras menyerupai benda pecah dari arah area lobi kantor. Saksi yang penasaran lantas bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di bagian depan bangunan, saksi mendapati kaca jendela depan kantor sudah dalam kondisi hancur berantakan dan pot bunga penghias lobi pecah berserakan di lantai.
Manajemen Pastikan Tidak Ada Konflik Internal, Polisi Gelar Penyelidikan
Disinggung mengenai potensi pemicu atau permasalahan pelayanan sebelum kejadian, Subadra menegaskan situasi di internal maupun eksternal sejauh ini kondusif.
Ia mengaku telah mengumpulkan seluruh jajaran staf dan karyawan pasca-kejadian. Berdasarkan hasil kroscek, tidak ada karyawan yang memiliki konflik personal maupun masalah saat menjalankan tugas pelayanan air bersih di lapangan.
“Kami serahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kintamani Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa membenarkan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bahan keterangan di lapangan.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan petugas,” ujar Kompol Made Dwi Puja Rimbawa singkat. (Sam-Kab).