

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat kembali diwujudkan secara nyata. Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin prosesi persembahyangan bersama (muspayang sembah bakti) Upacara Melaspas dan Rsi Gana, sekaligus meresmikan secara resmi gedung baru Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Mahottama, Rabu (28/10/2026).
Peresmian fasilitas kesehatan strategis yang berlokasi di Jalan Melasti I, Dusun Ume Salakan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya serta Direktur Utama RSUD Klungkung, dr. I Nengah Winata.
Dalam arahannya, Bupati I Made Satria mengungkapkan rasa syukur dan harapan besar agar Labkesmas Mahottama dapat difungsikan secara optimal sebagai pusat rujukan utama bagi seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Klungkung. Ia juga mengingatkan agar kemegahan fisik bangunan harus selaras dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengoperasikannya.
“Gedung yang bagus ini harus didukung dengan kesiapan SDM yang benar-benar menguasai bidangnya. Pengelolaan secara profesional sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” tegas Bupati Satria.
Lebih lanjut, Bupati Satria berpesan kepada seluruh masyarakat Klungkung untuk turut bersyukur atas kehadiran fasilitas kesehatan tersebut. Pasalnya, Labkesmas Mahottama tercatat sebagai laboratorium kesehatan masyarakat satu-satunya di Provinsi Bali yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan derajat kesehatan publik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, dalam laporan teknisnya menjelaskan bahwa pembangunan fisik Gedung Labkesmas Mahottama telah dimulai sejak tahun 2025 dan berhasil rampung tepat waktu.
Proyek pembangunan gedung bertingkat dua ini bersumber dari pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pemerintah Pusat senilai Rp12 miliar, yang kemudian diperkuat melalui dukungan APBD Kabupaten Klungkung guna pembiayaan penataan area halaman depan serta pembangunan tembok penyengker.
Dirancang secara modern, fasilitas ini berfungsi sebagai pusat rujukan laboratorium kesehatan masyarakat satu-satunya di kawasan Bali Timur. Tata ruang bangunannya pun dibagi menjadi dua lantai secara terstruktur guna memisahkan zona pelayanan administrasi umum dengan zona teknis laboratorium yang menuntut sterilisasi tinggi.
“Jadi untuk memastikan fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan, tim operasional telah disiapkan sedemikian rupa sehingga Labkesmas Mahottama siap beroperasi secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas drg. Ratna. (Sta-Kab).