BULELENG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi melepas keberangkatan 108 Jemaah Calon Haji tahun 1447 Hijriah di Masjid Agung Jami’ Singaraja, Jumat (8/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan komitmennya untuk meningkatkan rasio petugas pendamping guna memastikan jemaah, terutama lansia, terlayani dengan optimal.
Turut hadir dalam acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini, Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Supriatna serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Sutjidra mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sedang mengupayakan penambahan Petugas Haji Daerah (PHD). Hal ini berkaca pada pengalaman tahun lalu di mana satu orang petugas harus melayani sekitar 80 jemaah, sebuah rasio yang dinilai sangat membebani kinerja pelayanan.
“Kami memiliki komitmen menambah petugas haji daerah karena jumlah jemaah terus meningkat. Tahun lalu satu petugas mendampingi sekitar 80 jemaah dan itu sangat kewalahan. Kami ingin memastikan petugas yang ditugaskan benar-benar memenuhi persyaratan dan mampu memberikan pelayanan maksimal,” jelas Bupati Sutjidra.

Dari total jemaah yang berangkat, terdapat jemaah tertua yang menginjak usia 86 tahun. Menurut Bupati, kehadiran jemaah lansia ini menjadi indikator positif meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat Buleleng. Namun, hal ini juga menuntut kesiagaan ekstra dari tim pendamping.
Tercatat ada sekitar 16 jemaah yang memerlukan perhatian khusus karena kondisi fisik maupun usia. “Pendampingan terus kami koordinasikan bersama petugas dan pihak terkait agar 16 jemaah yang membutuhkan perhatian khusus ini dapat menjalankan rukun haji dengan lancar,” tambahnya.
Sebelum melepas rombongan menuju Embarkasi Surabaya, Bupati berpesan agar para jemaah menjaga stamina dan sikap selama berada di Tanah Suci. Jemaah haji Buleleng diharapkan menjadi duta bangsa yang mencerminkan karakter orang Indonesia yang santun dan disiplin.
“Kami berpesan agar seluruh jemaah menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, serta saling tolong-menolong selama berada di Tanah Suci,” pungkasnya.
Rombongan jemaah haji Buleleng ini dijadwalkan akan menjalani rangkaian prosedur di Surabaya sebelum terbang menuju Mekkah untuk menunaikan rukun Islam kelima. (Kar-Kab).