Lirik Potensi Kreatif, 60 Perempuan Badung Dilatih Keterampilan Membuat Banten

K3S Kabupaten Badung gelar pelatihan pembuatan banten bagi 60 PPKS

BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) mulai melirik potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua K3S Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, secara resmi membuka Pelatihan Pembuatan Banten bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai wilayah di Badung. Selama lima hari ke depan, para peserta akan digembleng keterampilan merangkai banten yang sesuai dengan tatanan adat dan agama.

Nyonya Rasniathi menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar upaya pelestarian nilai-nilai agama dan adat istiadat warisan leluhur. Lebih dari itu, keterampilan membuat banten dipandang sebagai aset ekonomi yang sangat menjanjikan di Bali.

“Kemampuan merangkai banten dengan baik dan benar merupakan keahlian yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat di Bali. Selain untuk kebutuhan sendiri, ini berpotensi menjadi ladang usaha tambahan untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Nyonya Rasniathi dalam sambutannya.

“Ilmu yang didapat sangat berharga. Bisa dipraktikkan langsung di rumah, membantu kegiatan di banjar, maupun dijadikan bekal keterampilan bisnis,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Gede Eka Sudarwitha, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata visi pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat agar mandiri dan sejahtera melalui pendekatan budaya.

Selama pelatihan (13–17 April 2026), para peserta didampingi oleh narasumber ahli yang berpengalaman. (Gus-Kab).

kabar Lainnya