KALENDER BALI JUNI 2026: Catat Jadwal Lengkap Rangkaian Galungan, Kuningan, Hari Rerahinan, dan Daftar Hari Libur

Hari raya Bali

DENPASAR, KABARBALI.ID — Bulan Juni 2026 akan menjadi salah satu bulan paling sakral dan padat bagi masyarakat Hindu di Bali. Berdasarkan perhitungan kalender Bali, bulan ini menyajikan rentetan hari rerahinan besar, di mana umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan dan Hari Raya Kuningan dalam satu bulan yang sama.

Selain rerahinan adat, bulan Juni 2026 juga diwarnai oleh beberapa hari libur nasional serta hari libur fakultatif yang berlaku khusus di wilayah Provinsi Bali guna menunjang kelancaran jalannya upacara keagamaan.

Berikut adalah draf panduan lengkap Kalender Bali edisi Juni 2026 yang berhasil dirangkum oleh Redaksi kabarbali.id:

I. DAFTAR RERAHINAN UMAT HINDU (JUNI 2026)

Bulan ini diawali dengan Anggar Kasih dan ditutup dengan pesona hari suci Purnama. Berikut adalah jadwal lengkap rangkaian upacara dan rerahinan:

II. DAFTAR HARI LIBUR & HARI FAKULTATIF

Pemerintah menyediakan ruang yang luas bagi masyarakat di Bali untuk melaksanakan swadarma keagamaan melalui kebijakan hari libur berikut:

🔴 Hari Libur Nasional (Berlaku Nasional)

🟢 Hari Libur Fakultatif (Khusus Wilayah Bali)

Hari libur fakultatif ini dikeluarkan secara resmi melalui Surat Edaran Gubernur Bali demi kelancaran umat Hindu dalam melaksanakan persiapan dan persembahyangan:

III. HARI PERINGATAN NASIONAL & INTERNASIONAL

Di samping agenda adat dan keagamaan, bulan Juni 2026 juga mencatat sejumlah momentum penting dalam bidang sosial, kesehatan, dan lingkungan hidup:

Tanggal Nama Hari Peringatan Lingkup Peringatan
01 Juni Hari Anak-anak Sedunia Internasional
03 Juni Hari Pasar Modal Indonesia Nasional
05 Juni Hari Lingkungan Hidup Sedunia Internasional
21 Juni Hari Krida Pertanian Nasional
22 Juni HUT Kota Jakarta (Jakarta Anniversary) Regional
24 Juni Hari Bidan Indonesia Nasional
29 Juni Hari Keluarga Berencana Nasional (DKB) Nasional

Mengingat padatnya rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan yang berhimpitan dengan momen libur nasional di pertengahan hingga akhir bulan, masyarakat diimbau untuk mengatur manajemen waktu belanja sarana upakara serta menjaga kondisi kesehatan fisik agar tetap prima sepanjang bulan suci ini. (Kab).

kabar Lainnya