Malam Resepsi HUT ke-255 Gianyar: Peluncuran Tari Maskot “Padma Natya” hingga Penghargaan bagi Maestro Seni

Malam resepsi HUT ke-255 Kota Gianyar diwarnai peluncuran Tari Maskot Padma Natya dan pemberian penghargaan Wija Kusuma bagi puluhan seniman

GIANYAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar acara resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar di Balai Budaya Gianyar, Minggu (19/4/2026).

Momentum ini tidak hanya menjadi wujud rasa syukur atas usia dua setengah abad lebih, tetapi juga menjadi panggung penghormatan bagi para insan seni yang menjaga napas budaya di Bumi Seni.

Acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan kepada puluhan seniman lintas generasi yang telah berkontribusi besar bagi Kabupaten Gianyar.

Penghargaan bagi Para Maestro

Sebagai bentuk apresiasi tertinggi, Pemerintah Kabupaten Gianyar menyerahkan sejumlah kategori penghargaan. Penerima penghargaan bergengsi Parama Satya Budaya diberikan kepada almarhum Tjokorda Gde Agung Suyasa, I Made Djimat, dan Anak Agung Gde Rai. Nama terakhir juga dianugerahi penghargaan Citra Kara Nugraha.

Selain itu, penghargaan Wija Kusuma diberikan kepada 25 seniman berdedikasi, di antaranya Ni Nyoman Kasih, I Made Selamet, almarhum Made Kawi, I Nyoman Sunarta, hingga Raden Ayu Sukmawati. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan pemerintah atas dedikasi para seniman dalam melestarikan warisan leluhur.

Peluncuran Tari Maskot “Padma Natya”

Suasana resepsi semakin semarak dengan penampilan perdana tari maskot Kabupaten Gianyar bertajuk “Padma Natya”. Tarian mahakarya konseptor Prof. Dr. I Wayan Dibia ini mengangkat filosofi bunga padma (teratai merah) yang melambangkan kesucian, keberanian, dan keseimbangan hidup.

Setiap gerakan dalam Padma Natya mengandung makna mendalam; delapan kelopak bunga menggambarkan arah mata angin sebagai simbol harmoni semesta. Tarian ini didukung oleh penataan musik dari I Wayan Darya serta busana apik karya Dr. Tjokorda Alit Artawan.

Tak hanya tarian, Pemkab Gianyar juga meluncurkan logo “Padmakara” sebagai identitas visual baru serta lagu maskot berjudul “Padma Nandi” yang menggambarkan semangat karakter budaya masyarakat Gianyar.

Harapan untuk Generasi Muda

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menyatakan bahwa dedikasi insan seni adalah kekuatan utama Gianyar. “Kreativitas mereka mendorong kemajuan seni budaya kita ke depan,” ujarnya.

Senada dengan itu, I Nyoman Sunarta, salah satu penerima penghargaan seni karawitan, berharap generasi muda tidak ragu menjadi garda terdepan pelestari tradisi. Namun, ia mengingatkan bahwa seniman tidak bisa bergerak sendiri. (Tut_Kab).

kabar Lainnya