KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan kalender tradisional Bali, Sabtu (8/8/2026) memiliki rangkaian ala-ayuning dewasa (sistem penanggalan hari baik dan buruk) yang memuat sejumlah panduan penting bagi umat Hindu dalam melangsungkan berbagai kegiatan sehari-hari maupun keagamaan.
Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, tercatat berada dalam naungan Pararasan Laku Api, Pancasuda Satria Wibawa, Ekajalaresi Buat Suka, serta Pratiti Jaramerana.
Berdasarkan padewasan tersebut, hari ini tergolong sangat baik (dewasa ayu) untuk bepergian menuju arah utara, melangsungkan upacara Manusa Yadnya, Pitra Yadnya, meramu obat-obatan (sadek), hingga memuat peralatan perlindungan (upas).
Namun di sisi lain, umat diimbau untuk menghindari pelaksanaan upacara pernikahan (wiwaha), membangun atau mengatapi rumah, serta menanam tanaman karena bertepatan dengan beberapa pengaruh ala (kurang baik) seperti Lebur Awu dan Kala Rau.
Umat juga disarankan untuk membatasi perkataan yang berpotensi menimbulkan salah paham atau kekeliruan pembicaraan pada hari ini. (Kab).
| Nama Dewasa | Sifat / Pengaruh | Imbauan & Peruntukan Kegiatan |
| Catur Laba | Baik | Sangat baik untuk perjalanan menuju arah utara, melangsungkan upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. |
| Kala Rau | Baik / Buruk | Baik untuk meramu obat-obatan, sadek, membuat senjata, dan upas. Tidak baik untuk membangun/mengatapi rumah serta mengawinkan orang. |
| Kala Buingrau | Baik / Buruk | Baik untuk menebang kayu, membuat bubu (jebakan ikan), dan memuja pitra. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| Kala Pegat | Baik / Buruk | Baik untuk menyadap (ngirisin) dan memisah bayi menyusu (melas rare). Tidak baik melangsungkan karya ayu. |
| Asuajeg Munggah | Baik / Buruk | Baik untuk membuat alat menakutkan seperti lelakut (orang-orangan sawah). Tidak baik menanam padi dan kacang-kacangan. |
| Lebur Awu | Kurang Baik | Baik untuk membuat irigasi. Tidak baik melangsungkan pernikahan (wiwaha), pertemuan, atau membangun rumah. |
| Kaleburau | Buruk | Tidak baik melakukan karya ayu/yadnya serta pelaksanaan atiwa-tiwa/ngaben. |
| Amerta Papageran | Buruk | Mengandung pengaruh sakit-sakitan, tidak direkomendasikan untuk karya ayu. |
| Kajeng Uwudan | Buruk | Tidak baik untuk menanam maupun memetik tanaman. |
Pararasan: Laku Api (Memiliki energi tegas, bersemangat, dan menghangatkan)
Pancasuda: Satria Wibawa (Memancarkan kewibawaan dan keluhuran)
Ekajalaresi: Buat Suka (Membawa kegembiraan atau kebahagiaan)
Pratiti: Jaramerana