Pemkab Klungkung Mulai Perbaiki Gorong-Gorong Rusak di Jalur Takmung–Lepang

Dinas PUPRPKP Klungkung mulai memperbaiki gorong-gorong jebol di ruas Jalan Takmung–Lepang, Banjarangkan

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Keluhan masyarakat mengenai kerusakan drainase di jalur perbatasan antardesa akhirnya direspons cepat.

Pemerintah Kabupaten Klungkung secara resmi mulai melakukan penanganan terhadap kerusakan gorong-gorong di ruas Jalan Takmung–Lepang, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Perbaikan ini masuk ke dalam paket pekerjaan pemeliharaan berkala jalan yang kini telah memasuki tahap eksekusi lapangan.

Proyek infrastruktur ini dikerjakan oleh pemenang tender, CV Dwi Karya Perdana, dengan gelontoran nilai kontrak sebesar Rp396.990.000 bersumber dari APBD Klungkung. Berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang diterbitkan pada 3 Juni 2026, proyek ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu 60 hari kalender, atau selambat-lambatnya pada 1 Agustus 2026.

Fokus utama dalam proyek ini adalah membangun kembali sistem drainase yang hancur menggunakan gorong-gorong kotak beton bertulang (box culvert). Konstruksi baru ini menerapkan sistem precast dan lean concrete (beton kurus) dengan spesifikasi ukuran dalam 80 sentimeter x 80 sentimeter serta bentang panjang mencapai 6 meter. Langkah teknis ini diambil agar aliran air di bawah jalan menjadi lancar dan tidak lagi menggerus struktur aspal di atasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, membenarkan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk mengembalikan kemantapan jalan yang sebelumnya sempat berlubang parah akibat sumbatan air.

“Pada paket pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Takmung–Lepang ini, selain pengerjaan beton kurus, kami juga melaksanakan pembangunan gorong-gorong pada titik jalan yang saat ini mengalami kerusakan atau berlubang. Pekerjaan ini bertujuan untuk memperbaiki sistem drainase sekaligus meningkatkan kondisi dan keamanan ruas jalan bagi masyarakat,” jelas I Made Jati, Kamis (4/6/2026).

Pemkab Klungkung berharap dengan dimulainya pengerjaan box culvert ini, fungsi drainase kawasan sekitar dapat kembali optimal sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat jalan jebol. Selama proses pengerjaan berlangsung dalam dua bulan ke depan, para pengguna jalan yang melintasi jalur Takmung–Lepang diimbau untuk lebih berhati-hati dan mematuhi rambu peringatan di sekitar lokasi proyek. (Sta-Kab).

kabar Lainnya