KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kasus kematian tragis I Nyoman Cita (40), pedagang lawar godel asal Desa Negari, Klungkung, mendapat perhatian serius korps bhayangkara. Polda Bali secara resmi turun tangan menerjunkan tim khusus untuk mem-backup penuh Polres Klungkung demi memburu pelaku pembunuhan berencana sadis tersebut.
Keterlibatan markas komando polda ini ditegaskan langsung oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy. Saat ini, tim gabungan kepolisian tengah memfokuskan penyelidikan pada pelacakan jejak digital serta menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi aktivitas terakhir korban.
“Polda backup pengungkapan,” ujar Kombes Pol Ariasandy singkat saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus, Kamis (16/7/2026).
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan jajaran penyidik telah menyambangi rumah dan warung lawar milik korban yang akrab disapa Man Colik ini di jalur Bypass Ida Bagus Mantra guna mengumpulkan petunjuk krusial.
Putra korban, I Gede Rangga Winata (17), memaparkan ada tiga unit CCTV yang telah diperiksa oleh petugas, yakni dua unit di rumah pribadi dan satu unit di warung. “Polisi sudah sempat ke rumah sama ke warung untuk cek CCTV,” ungkap Rangga yang berharap besar agar pembunuh ayahnya bisa segera diringkus.
Seperti diberitakan sebelumnya, Man Colik ditemukan tewas mengenaskan tanpa busana di aliran Sungai Bubuh pada Kamis (2/7/2026) pagi lalu.
Hasil autopsi tim forensik RSUP Prof. Ngoerah Denpasar memastikan korban tewas akibat kekerasan berat, berupa empat luka tusuk senjata tajam di punggung dan perut, serta luka memar di leher.
Dugaan motif perampokan berdarah juga menguat tajam lantaran kalung emas seberat 70 gram yang selalu melingkar di leher korban dilaporkan raib. Saat ini, jenazah korban masih dititipkan di RSUD Klungkung dan direncanakan akan menjalani upacara pengabenan pada Jumat (24/7/2026) mendatang. (Sta-Kab).