Prakiraan Cuaca Bali 11 September 2026 : Dominan Berawan, Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Cuaca Bali hari ini. (Photo by Dicky Bisinglasi/SOPA Images/LightRocket via Getty Images/kabarbali.id)

DENPASAR, KABARBALI.ID – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Bali pada Jumat (11/9/2026).

Secara umum, kondisi cuaca di sembilan kabupaten/kota se-Bali diperkirakan dominan berawan sepanjang hari dengan variasi suhu udara lan kelembapan yang relatif stabil.

Kota Denpasar diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 33 derajat Celsius lan tingkat kelembapan udara mencapai 73–88 persen.

Suhu udara terendah tercatat di kawasan dataran tinggi Kabupaten Bangli lan Karangasem yang mencapai 20 derajat Celsius, sedangkan suhu maksimum tertinggi berpotensi terjadi di wilayah Klungkung hingga 34 derajat Celsius.

Berikut rincian prakiraan cuaca lan suhu udara di 9 kabupaten/kota se-Bali:

Pola Angin lan Peringatan Gelombang Tinggi Perairan Bali

BMKG turut mengeluarkan peringatan dini kondisi dinamika perairan laut Bali yang berlaku mulai Jumat (11/9/2026) pukul 08.00 WITA hingga Senin (14/9/2026) pukul 08.00 WITA.

Pola angin permukaan di Perairan Utara Bali umumnya bertiup dari arah Timur Laut – Selatan dengan kecepatan 4 hingga 25 knot. Sementara di Perairan Selatan Bali, angin bergerak dari arah Timur – Selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot.

Kondisi tersebut memicu potensi gelombang laut kategori Tinggi (2,5 – 4,0 meter) di empat titik jalur pelayaran lan wisata bahari, meliputi:

  1. Selat Bali Bagian Selatan

  2. Selat Badung

  3. Selat Lombok Bagian Selatan

  4. Perairan Selatan Pulau Bali

Sementara itu, potensi gelombang laut kategori Sedang (1,25 – 2,5 meter) diprakirakan terjadi di dua titik wilayah perairan, yaitu Perairan Utara Pulau Bali dan Selat Lombok Bagian Utara.

BMKG mengimbau para nelayan, operator jasa penyeberangan antar-pulau, serta masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi demi keselamatan pelayaran. ( Kab/Red).

kabar Lainnya