Ramalan Wewaran Soma Umanis Medangkungan, Sopan dan Banyak Simpati, Hindari Campuri Urusan Orang Lain

KABARBALI.ID  — Berdasarkan perhitungan kalender tradisional Bali, Senin (17/8/2026) bertepatan dengan Rada Soma Umanis Wuku Medangkungan (Penanggal 5). Hari yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ini memiliki pengaruh wewaran, lintang, serta padewasan tersendiri bagi kehidupan masyarakat.

Masyarakat Bali meyakini kombinasi wewaran dan lintang tidak hanya menggambarkan watak atau pembawaan lahir seseorang, tetapi juga memberikan petunjuk mengenai hari baik (dewasa ayu) maupun pantangan (alahing dewasa) untuk beraktivitas.

Berdasarkan takwim kalender Bali, berikut ulasan rincian watak lahir dan padewasan untuk Senin, 17 Agustus 2026:

1. Watak dan Karakter Kelahiran (Soma Umanis Medangkungan)

  • Pengaruh Wewaran (Soma Umanis): Seseorang yang lahir pada hari ini umumnya dinaungi oleh Lintang Kelapa. Pembawaannya sangat sopan santun, tutur katanya halus, serta setia dan loyal kepada pasangan atau orang tercinta. Sifat ini membuatnya banyak disukai dan mendapat simpati dari lingkungan sekitar.

  • Catatan Sifat: Pertengkaran atau perselisihan rentan terjadi akibat kebiasaan sering mencampuri urusan orang lain serta kurang tepat janji. Dari unsur Pancawara Umanis, ia dikenal berani berbicara, namun perlu mengontrol diri agar tidak bersikap sewenang-wenang.

  • Pengaruh Wuku (Medangkungan – Dewa Basuki): Memiliki budi pekerti jujur, pikiran mantap, dan tegas. Suka merantau, rezekinya tergolong lancar, tetapi memiliki kebiasaan sering lupa pada diri sendiri, suka pamer, serta sedikit sombong. Dalam perjalanan hidupnya kerap menemui rintangan.

  • Pekerjaan yang Cocok: Sangat baik bekerja di bidang pertanian (bercocok tanam) atau profesi yang membutuhkan kemampuan bertukar pikiran dan kepandaian berkomunikasi.

2. Padewasan dan Pantangan Hari

  • Pratiti Separsa: Sebagai pilihan hari (pedewasaan), hari ini tergolong sangat kurang baik untuk memulai usaha penting atau kesepakatan baru karena berpotensi memicu pertengkaran, kesulitan, serta ketidakbahagiaan.

  • Pancasuda (Tunggak Semi) & Pararasan (Laku Angin): Menggambarkan suasana hati yang mudah berubah, cenderung angkuh jika memicu pertikaian, serta suka dipuji.

  • Ramalan Zodiak (Leo): Untuk kelahiran di periode ini, cenderung lebih mengutamakan emosi ketimbang akal sehat dalam urusan asmara. Diimbau untuk selalu berpikir matang sebelum bertindak. Zodiak yang paling cocok menjadi pasangan adalah Aries, Sagitarius, dan Aquarius.

Memahami tata wewaran dan padewasan Bali ini menjadi sarana perenungan diri (mulat sarira) agar krama Bali senantiasa bijak dalam bertindak dan bertutur kata. (kab/red)

kabar Lainnya