Rangkul Komunitas Ojol, Polresta Denpasar Dorong Pengemudi Jadi Duta Tertib Lalu Lintas

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang saat berdialog santai bersama perwakilan komunitas ojek online dan manajemen aplikator dalam acara Ngopi Kamtibmas di Polsubsektor Diponegoro, Denpasar Barat, Selasa (11/8/2026). (Foto: Dok. Humas Polresta Denpasar / kabarbali.id)

DENPASAR, KABARBALI.ID – Polresta Denpasar terus memperkuat sinergi bersama komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mewujudkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Denpasar dan sekitarnya.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Ngopi Kamtibmas” yang berlangsung santai di Kantor Polsubsektor Diponegoro, Jalan Diponegoro No. 110, Denpasar Barat, Selasa (11/8/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP Inggid Widiasari, Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar I Made Joni, perwakilan manajemen aplikator, serta berbagai komunitas ojol seperti Maxim Pelontar Jalanan, GRD (Garuda Dewata), Gojek S.H.C, dan Grab Bali.

Forum komunikasi dua arah ini dimanfaatkan para pengemudi dan manajemen aplikator untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari penanganan lokasi rawan kejahatan jalanan, keluhan minimnya lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga penertiban oknum yang menyalahgunakan atribut ojol.

Dalam arahannya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang mengajak para pengemudi ojol untuk menjadi “mata dan telinga” kepolisian di lapangan.

“Rekan-rekan ojol setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Apabila melihat aksi jambret atau tindak kriminal lainnya, segera hubungi layanan 110 dan sampaikan ciri-ciri pelaku maupun kendaraannya,” ujar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, Selasa (11/8/2026).

Kapolresta juga mengimbau agar komunitas ojol dapat menjadi Duta Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan selalu menaati aturan di jalan raya secara konsisten.

Menanggapi keluhan penerangan jalan di lokasi rawan malam hari seperti Kuta dan Kuta Selatan, Polresta Denpasar mengonfirmasi telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk pengoptimalan fasilitas jalan demi mencegah kecelakaan maupun gangguan keamanan. (Irw-Kab).

kabar Lainnya