

BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mematangkan langkah reformasi birokrasi dengan menyiapkan penerapan sistem penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis elektronik (e-kinerja). Langkah ini diambil untuk mendorong profesionalisme, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Badung.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung, I Wayan Putra Yadnya, menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini saat ini masih berada dalam tahap kajian mendalam dan penyempurnaan sebelum diluncurkan secara resmi.
Penyusunan indikator dilakukan secara terukur agar mampu mencerminkan pencapaian kinerja riil setiap pegawai sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
“Pemkab Badung berkomitmen menghadirkan sistem penilaian kinerja ASN yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja nyata. Saat ini masih dalam tahap kajian untuk memastikan sistem yang diterapkan benar-benar efektif,” ungkap Putra Yadnya di Kantor BKPSDM, Puspem Badung, Jumat (31/7/2026).
Dalam proses pengembangannya, BKPSDM Badung telah mulai melakukan sosialisasi awal sekaligus menyerap berbagai masukan dari seluruh perangkat daerah. Pelibatan para ASN ini dinilai penting agar formulasi kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan mudah dipahami dalam implementasi harian.
Putra Yadnya menambahkan, keberadaan e-kinerja diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memacu disiplin dan produktivitas pegawai secara objektif.
“Tujuan utama kami adalah membangun sistem yang adil, terukur, dan mampu mencerminkan kinerja ASN secara riil. Oleh karena itu, setiap masukan akan menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan,” tambahnya.
BKPSDM menjamin seluruh tahapan sosialisasi lanjutan akan digelar secara masif ke tiap instansi Pemkab Badung sebelum sistem ini diberlakukan secara resmi demi menyamakan persepsi dan kesiapan teknis di lapangan. (Gus-Kab).