Pasca Musibah Kebakaran Meru Pedharman Sira Arya Gajah Para Besakih, Rsi Gana dan Melaspas Alit Digelar

Semeton Pura Pedharman Sira Arya Gajah Para memenuhi area Utama Mandala saat upacara Rsi Gana dan Melaspas Alit. Upacara ini menjadi simbol kebangkitan pasemetonan pasca terbakarnya Meru Tumpang 9 beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. kabarbali.id)

KARANGASEM, KABARBALI.ID – Pengurus Pusat bersama Pengempon Pura Pedharman Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas melaksanakan upacara sakral Rsi Gana di Pura Pedharman Besakih, Senin (13/4/2026).

Upacara ini digelar sebagai langkah penyucian (pemahayu) pasca musibah terbakarnya Meru Tumpang 9 saat proses pembangunan pada 11 Januari 2026 lalu.

Ketua Umum Pengurus Pusat, I Ketut Suadnyana, menjelaskan bahwa selain Rsi Gana, prosesi kali ini juga dirangkaikan dengan Melaspas Alit untuk beberapa pelinggih yang pembangunannya telah rampung.

Ketua Umum Pengurus Pusat, I Ketut Suadnyana

Sinergi Sulinggih dan Antusiasme Semeton

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipuput oleh dua Sulinggih, yakni Ida Rsi Dukuh Satya Sogata dari Geriya Sakhya Wihara, Abianjero, Karangasem, dan Ida Rsi Jumpungan Wesukla dari Geriya Erpalud, Tegak, Klungkung.

“Antusiasme semeton yang hadir sangat luar biasa,” ujarnya Selasa (14/4/2026).

Dikatakan, ratusan warga dari seluruh Bali hingga Pulau Lombok memenuhi areal Utama dan Madia Mandala, bahkan meluap hingga ke luar area pura.

Suasana semakin sakral dengan iringan tari wali/wewalen dari Tongtongan Tianyar, Kubu, serta Topeng Sidha Karya dari Gianyar.

Memperkuat identitas organisasi, Suadnyana juga menyematkan PIN Logo kepada Ketua Paruman Walaka, Guru Made Dapir, didampingi I Komang Wirawan.

Dharma Wecana dan Penguatan Identitas

Dalam kesempatan tersebut, Ida Rsi Dukuh Satya Sogata memberikan Dharma Wecana mendalam mengenai hakikat Pura Pedharman. Beliau mengulas makna filosofis di balik pendirian Pedharman sebagai pusat pemujaan leluhur serta pentingnya menjaga eksistensi Pedharman di Besakih.

Ketua Umum, Ketut Suadnyana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang membantu kelancaran acara ini.

Sebagai langkah strategis memperkuat identitas organisasi, Suadnyana juga menyematkan PIN Logo kepada Ketua Paruman Walaka, Guru Made Dapir.

“Penyematan PIN ini adalah bagian dari branding untuk membangun kembali semangat pasemetonan. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan pasca musibah ini,” pungkas Pensiunan Kadis Kebudayaan Klungkung ini. (Kri-Kab).

@kabarbali.id

Pernyataan Resmi Ketua Umum Pratisentana Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas, I Ketut Suandnyana. terkait terbakarnya meru tumpang 9 di pura pedarman besakih. pada Minggu 11/1/2026. #kabarbali #kebakaran #pedarmanaryagajahpara

♬ Notícia Urgente! – TheTrend

kabar Lainnya