KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Inovasi pendidikan anak usia dini tidak selalu memerlukan teknologi rumit.
Di TK Negeri Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung, sebuah papan sederhana berbahan kardus bekas berhasil menumbuhkan budaya apresiasi dan karakter positif anak.
Inovasi bertajuk Pantasi PAUD (Papan Bintang Apresiasi pada Pendidikan Anak Usia Dini) ini digagas oleh pendidik Anak Agung Istri Windhari Pramita, S.Pd., sejak Juni 2025 dan mulai diterapkan secara penuh pada Juli 2025.
Melalui Pantasi PAUD, setiap anak mendapatkan bintang pada papan yang dilengkapi nama dan foto mereka saat menunjukkan perilaku positif, seperti membantu teman, merapikan mainan, atau bersikap sopan.
“Inovasi ini memanfaatkan bahan bekas seperti kardus dan kertas yang ramah lingkungan. Tujuannya memberikan umpan balik secara langsung, konkret, dan mudah dipahami oleh anak usia dini,” terang Windhari, Selasa (18/8/2026).
Inovasi berbiaya murah ini berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada 2025 dengan meraih Peringkat II Apresiasi GTK tingkat Provinsi Bali oleh BGTK Bali, serta Peringkat I Anugerah Lokasanti yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Klungkung.
Evaluator kelitbangan, Dr. I Made Endra Kartika Yudha, SE., M.Sc., dalam kajiannya menilai Pantasi PAUD efektif, memiliki standar pelaporan dampak yang baik, serta sangat layak direplikasi oleh satuan PAUD lain.
Selain membentuk kemandirian dan empati anak di sekolah, Pantasi PAUD juga melibatkan keterlibatan orang tua melalui komunikasi berkala, sehingga budaya memberikan apresiasi positif dapat berlanjut hingga ke lingkungan keluarga. (Sta-Kab).