Terseret Arus Crystal Bay, Turis Asal Inggris Ditemukan Meninggal Dunia di Nusa Penida

Suasana kawasan Pantai Crystal Bay di Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, lokasi musibah tenggelamnya WNA asal Inggris pada Minggu (13/9/2026). (Foto: Dok. Polsek Nusa Penida / kabarbali.id)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Musibah terseret arus laut kembali terjadi di kawasan destinasi wisata Nusa Penida.

Seorang wisatawan mancanegara (WNA) berkebangsaan Inggris, Archibald Frederick Taylor, meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang di Pantai Crystal Bay, Banjar Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 15.40 WITA.

​Personel Polsek Nusa Penida yang menerima laporan insiden tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta menggali keterangan dari saksi dan pihak pemandu wisata.

​Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya,, membenarkan peristiwa musibah terseret arus yang menimpa wisatawan asing tersebut.

​”Kami langsung bergerak melakukan penanganan di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami juga mengimbau keras kepada para wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya ketika berenang,” tegas Kompol Ketut Kesuma Jaya.

Sempat Kunjungi Kelingking Beach Sebelum Musibah

​Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, korban datang menyambangi Nusa Penida dalam rangka perjalanan wisata bersama rombongan keluarganya. Sebelum menuju Pantai Crystal Bay, rombongan sempat mengandangi objek wisata Broken Beach dan Kelingking Beach.

​Rombongan tiba di kawasan Pantai Crystal Bay sekitar pukul 14.30 WITA dan diberikan waktu luang untuk bersantai hingga pukul 15.30 WITA.

​Namun hingga pukul 15.40 WITA, korban tak kunjung kembali ke area titik kumpul pemandu. Setelah dilakukan pencarian di sekitar pesisir, pihak pelapor menerima kabar bahwa korban mengalami musibah tenggelam saat berenang di laut.

Dievakuasi ke RS Bali Mandara

​Korban yang berhasil dievakuasi dari perairan sempat dilarikan menggunakan armada ambulans menuju Griya Penida Medical untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Niat baik penanganan medis tak membuahkan hasil, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia akibat tenggelam.

​Jenazah korban selanjutnya diberangkatkan dari Pelabuhan Banjar Nyuh menuju Pelabuhan Padangbai, Karangasem, untuk kemudian dijemput dan dirujuk ke Kamar Jenazah RS Bali Mandara di Denpasar.

Pihak Polsek Nusa Penida memastikan seluruh prosedur penanganan insiden berjalan cepat serta kembali mengingatkan para pengelola objek wisata dan pemandu untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas wisatawan di area perairan berbahaya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya