Tim Gabungan Denpasar Amankan Pria Berstatus Rawat Jalan di Jalan Gunung Tambora

Satpol PP dan Dinkes Kota Denpasar evakuasi humanis warga yang membutuhkan atensi kesehatan mental di Pemecutan untuk dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah

DENPASAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus memperkuat sistem respons cepat kedaruratan sosial melalui sinergi lintas instansi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melalui Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) bergerak taktis menangani seorang warga pria yang dilaporkan membutuhkan atensi psikologis khusus di kawasan Jalan Gunung Tambora III, Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat, Jumat (19/6/2026).

Langkah evakuasi tersebut dilakukan menyusul adanya aduan resmi dari masyarakat sekitar yang mengkhawatirkan keselamatan lingkungan sekaligus kondisi kesehatan warga bersangkutan. Petugas di lapangan menerapkan prosedur operasi standar (SOP) secara humanis guna meredam potensi konflik fisik.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara, menjelaskan bahwa petugas langsung melakukan pendekatan persuasif di lokasi kejadian. Setelah berhasil diajak berkomunikasi dengan tenang, warga tersebut dievakuasi ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk pengamanan awal dan pendataan.

“Penanganan di lapangan sepenuhnya mengedepankan aspek kemanusiaan serta keselamatan yang bersangkutan maupun krama di lingkungan sekitar. Kami juga langsung berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar agar yang bersangkutan segera mendapatkan pelayanan medis sesuai prosedur baku,” ujar A.A. Ngurah Gede Yudie Asmara, Sabtu (20/6/2026).

Kronologi Medis dan Asesmen Awal Tim Kesehatan

Setelah dilakukan pendataan identitas awal, tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan status psikiatri serta kesehatan fisik komprehensif.

Warga tersebut tercatat memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan statusnya sedang menjalani rawat jalan secara berkala. Rekam medis menunjukkan pasien sempat mendapatkan pelayanan di poli jiwa sekitar tiga minggu lalu.

Pihak keluarga atau saksi melaporkan bahwa dalam tiga hari terakhir, pria tersebut mengalami kesulitan tidur akut, menunjukkan perilaku mengamuk, mengucapkan kata-kata yang sulit dipahami, serta terus-menerus mengumpat.

Difasilitasi Rujukan ke RSUP Prof. Ngoerah

Guna memastikan pasien mendapatkan penanganan klinis yang lebih optimal dan intensif, Dinas Kesehatan Kota Denpasar saat ini tengah menyelesaikan proses administrasi rujukan. Pasien direncanakan akan segera dipindahkan ke fasilitas khusus di RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan psikiatri lanjutan. (Irw-Kab).

kabar Lainnya