Ala-Ayuning Dewasa Bali 3 Agustus 2026 : Hari Baik Bikin Awig-Awig, Hindari Bikin Sumur

Ala Ayuning dewasa Bali

KABARBALI.ID – Dalam tatanan kehidupan masyarakat Bali, perhitungan Ala-Ayuning Dewasa (hari baik dan hari buruk) berbasis kalender tradisional Wariga menjadi elemen krusial sebelum memulai berbagai aktivitas sosial, keagamaan, maupun mata pencaharian harian.

Berdasarkan perhitungan Kalender Bali pada Senin, 3 Agustus 2026, masyarakat diimbau untuk memperhatikan sejumlah pedoman hari baik serta pantangan (dewasa ala) agar segala niat dan usaha dapat berjalan harmonis dan berdaya guna.

Adapun rincian perhitungan unsur Wariga untuk hari ini meliputi Pararasan Laku Bintang, Pancasuda Bumi Kepetak, Ekajalaresi Manggih Suka, serta Pratiti Sadayatana. Unsur-unsur ini mengindikasikan dominasi energi positif untuk penciptaan aturan hukum adat (pawos/awig-awig), pembangunan fisik, serta sarana perikanan.

Berikut adalah rincian lengkap panduan Ala-Ayuning Dewasa untuk Senin, 3 Agustus 2026:

Dewasa Ayu (Hari Baik untuk Dilaksanakan):

  • Membuat Aturan & Pembangunan: Dauh Ayu merupakan hari yang sangat baik untuk menyusun atau mengesahkan awig-awig, peraturan-peraturan adat/organisasi, undang-undang, serta memulai pembangunan fisik.

  • Sarana Nelayan & Perikanan: Pertemuan Kala Caplokan, Kala Cepitan, dan Kala Ngamut menjadikan hari ini sangat tepat untuk merakit peralatan menangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, jebakan (jebag), alat penjepit, hingga mengolah bahan umpan ikan.

  • Pertanian & Fisik: Unsur Pepedan sangat mendukung untuk membuka lahan pertanian baru. Sementara unsur Banyu Urug sangat baik untuk proses pembangunan bendungan, serta Kala Beser bagus untuk menyadap tirta maupun mengasah perkakas tajam seperti taji dan tombak.

Dewasa Ala (Hari Buruk/Pantangan):

  • Pembuatan Sumur & Air: Meskipun baik untuk bendungan, unsur Banyu Urug dan Kala Beser melarang keras pembuatan sumur serta empangan air.

  • Peternakan: Keberadaan Kala Bangkung dan Kala Nanggung menandai hari ini tidak baik untuk mulai memelihara ternak baru.

  • Pekerjaan Pertukangan Besi: Unsur Pepedan memantangkan pembuatan alat-alat kerja atau perkakas yang berasal dari material besi.

  • Perjalanan & Privasi: Kala Dangu mewanti-wanti agar masyarakat tidak memulai pekerjaan besar baru, pindah tempat tinggal, atau bepergian jauh. Selain itu, Kala Beser juga menjadi pantangan untuk membicarakan hal-hal yang bersifat rahasia. (Kab).

kabar Lainnya