Ala-Ayuning Dewasa 16 Mei 2026: Pantangan Menggelar Pernikahan dan Yadnya Besar, Hari Baik Memulai Usaha Dagang

Pasar Badung.foto/gettyimages

KABARBALI.id – Bagi masyarakat Hindu di Bali, menentukan hari baik (dewasa ayu) sebelum melaksanakan suatu kegiatan adalah hal yang sangat sakral. Berdasarkan penangalan kalender Bali, hari Sabtu, 16 Mei 2026 (Saniscara Paing, Wariga) memiliki kombinasi energi yang sangat kontras.

Pada hari ini, umat Hindu diingatkan untuk menghindari segala bentuk upacara besar, baik Manusa Yadnya (seperti pernikahan/wiwaha dan potong gigi) maupun Pitra Yadnya (ngaben). Pasalnya, hari ini bertepatan dengan Carik Walangati dan Salah Wadi, sebuah indikator waktu yang dinilai tidak membawa kebaikan bagi kelangsungan upacara suci tersebut.

Seorang tokoh adat sekaligus penyusun panduan praktis kalender Bali mengingatkan masyarakat agar benar-benar mencermati petunjuk ala-ayuning dewasa ini agar terhindar dari marabahaya atau hambatan di kemudian hari.

“Hari ini memiliki Alahing Dewasa yang cukup kuat untuk larangan yadnya besar. Carik Walangati dan Salah Wadi secara tradisi adalah lampu merah untuk wiwaha (pernikahan) dan atiwa-tiwa (ngaben). Jika dipaksakan, vibrasi energinya kurang harmonis bagi pelaksanaan upacara. Lebih baik tunda dulu untuk urusan ritual besar,” ujarnya kepada kabarbali.id, Sabtu (16/5/2026).

Daftar Pantangan Berat Hari Ini (Awas Jangan Dilanggar!)

Berdasarkan perhitungan elemen harian kalender Bali, berikut adalah beberapa aktivitas penting yang sangat tidak direkomendasikan untuk dilakukan hari ini:

  • Pernikahan & Yadnya (Wiwaha/Mapendes): Dipengaruhi oleh Carik Walangati, Karna Sula, dan Salah Wadi. Sangat buruk untuk melangsungkan perkawinan atau ritual Manusa Yadnya lainnya.

  • Atiwa-tiwa / Ngaben: Memiliki nilai Alahing Dewasa 3 (bobot larangan tinggi) untuk urusan penguburan, pengabuan, maupun upacara nyekah.

  • Membangun Rumah: Tidak dianjurkan untuk mulai meletakkan batu pertama atau membangun fisik rumah.

  • Pertemuan & Negosiasi: Keberadaan Karna Sula membuat hari ini tidak baik untuk mengadakan rapat penting, pertemuan bisnis besar, atau berbicara serius/bernegosiasi dengan orang lain karena rentan salah paham.

  • Membuat Bibit Tanaman: Berdasarkan Kala Gumarang Turun, membuat bibit baru hari ini berpotensi gagal atau tidak tumbuh maksimal.

Sisi Positif: Banjir Rezeki Lewat Dagang dan Bisnis

Meskipun ditutup untuk urusan upacara keagamaan, hari ini justru membuka pintu lebar-lebar bagi perputaran ekonomi dan sektor pertanian harian. Sabtu ini dinaungi oleh Sedana Yoga, yang merupakan hari terbaik untuk mencari nafkah.

Berikut adalah aktivitas yang sangat baik dilakukan hari ini:

Untuk diketahui, elemen makro harian (Pararasan) hari ini adalah Laku Air, yang mencerminkan sifat tenang namun menghanyutkan, dipadukan dengan Pancasuda: Wisesa Segara yang berarti memiliki pengaruh luas dan rezeki seluas samudra jika diarahkan pada jalur ekonomi yang tepat.  (Kab)

kabar Lainnya