KABARBALI.ID – Berdasarkan penanggalan kalender Bali, Kamis (7/5/2026) memiliki berbagai aspek ala-ayuning dewasa atau hari baik dan buruk yang perlu diperhatikan oleh masyarakat Bali sebelum memulai aktivitas tertentu.
Pada hari ini, terdapat pengaruh kuat dari Kala Empas Munggah yang memberikan vibrasi positif bagi pembangunan fisik, namun ada pula pantangan tegas untuk upacara kedukaan (Pitra Yadnya).
Berikut adalah beberapa kegiatan yang memiliki nilai baik jika dilakukan hari ini:
Pembangunan: Sangat baik untuk membangun rumah (Kala Empas Munggah) serta pembuatan bendungan atau bendali (Banyu Urug).
Keberanian & Senjata: Waktu yang tepat untuk membuat senjata, memberikan nasihat bijak kepada orang lain, atau memulai perjuangan membela kebenaran (Kala Mretyu).
Hiburan & Hobi: Baik untuk mengadakan sabungan ayam (Kala Pati Jengkang) dan mencari burung atau memikat (Sri Tumpuk).
Beberapa hal berikut sangat tidak disarankan (pantangan) menurut perhitungan hari ini:
Upacara Yadnya: Hari ini tidak baik untuk melakukan upacara pembakaran mayat/atiwa-tiwa (Gagak Anungsang Pati) serta dilarang melaksanakan kegiatan Pitra Yadnya dan Manusa Yadnya (Rarung Pagelangan). Segala jenis yadnya lainnya juga tidak disarankan (Kala Mretyu).
Hubungan Intim: Tidak baik untuk bersenggama (Kala Mretyu).
Pertanian: Hindari memetik buah-buahan (Kala Empas Munggah). Selain itu, tidak baik bekerja yang berhubungan langsung dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, atau membuat terowongan (Kala Sor).
Sumur: Tidak baik untuk memulai pembuatan sumur (Banyu Urug).
Pararasan: Aras Kembang (Memiliki daya tarik, seperti bunga).
Pancasuda: Tunggak Semi (Rezeki selalu ada, jika habis cepat tumbuh kembali).
Ekajalaresi: Buat Suka (Mendatangkan kesenangan).
Pratiti: Awidya (Ketidaktahuan/Kegelapan). (Kab).