Ala Ayuning Dewasa Rabu 16 September 2026 : Dinaungi Kala Olih – Saatnya Merintis Usaha Baru

Usaha di Bali. (Photo by Paul Rovere/Getty Images)

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali selalu memperhatikan perhitungan ala-ayuning dewasa (hari baik dan buruk) berdasarkan takwim tradisional Wariga sebelum melangsungkan suatu kegiatan, baik kegiatan sehari-hari, usaha, maupun upacara adat dan agama.

Berdasarkan kalender Bali, pada hari Rabu, 16 September 2026, terdapat kombinasi penanggalan pararasan Aras Kembang, pancasuda Sumur Sinaba, ekajalaresi Buat Suka, serta pratiti Wedana.

Berikut rincian dewasa ayu (hari baik) dan pantangan (ala) yang perlu diperhatikan untuk Rabu, 16 September 2026:

Hari Baik (Dewasa Ayu)

Pantangan & Hari Kurang Baik (Ala)

  • Upacara Manusa Yadnya & Pitra Yadnya: Sangat tidak direkomendasikan melangsungkan upacara Pawiwahan (pernikahan), Mapendes (potong gigi), maupun Atiwa-tiwa/Ngaben, Nyekah, dan penguburan karena dinaungi Carik Walangati, Rangda Tiga, serta Salah Wadi.

  • Keuangan & Berbelanja: Asuasa mengandung sifat boros sehingga kurang baik untuk berbelanja barang mewah/kebutuhan yang tidak mendesak. Srigati Munggah juga memantangkan transaksi jual-beli beras atau meminjamkan sesuatu.

  • Pengolahan Tanah & Konstruksi: Kala Sor dan Kala Olih melarang aktivitas bekerja yang berhubungan langsung dengan pengerjaan tanah seperti membajak, membuat sumur, atau membuat terowongan.

  • Peternakan & Pertukangan Besi: Kala Bangkung dan Kala Nanggung kurang baik untuk mulai memelihara hewan ternak. Sementara Pepedan memantangkan pembuatan peralatan dari bahan besi. (Kab/Red).

kabar Lainnya