OGOD Nusa Penida Diterapkan, Retribusi Pariwisata Klungkung 10 Hari Tembus Rp 21,9 Miliar

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Gusti Agung Gde Putra Mahajaya. foto kabarbali.id

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Penerimaan sektor retribusi pariwisata Kabupaten Klungkung menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dihimpun kabarbali.id, dari  laman https://mahottama.klungkungkab.go.id/  Terhitung 1-10 September 2026, akumulasi penerimaan retribusi sejak awal tahun telah menembus angka Rp 21, 9 Miliar lebih. Dengan 863.098 tiket kunjungan.

Angka itu belum termasuk tiket masuk ke kawasan yang khusus dikenakan kepada Wisatawan asing, yang tercatat hingga 10 September sebesar, Rp 748 juta lebih.

Peningkatan signifikan ini didorong oleh penerapan sistem pemungutan One Gate One Destination (OGOD) yang mulai diberlakukan di sejumlah titik destinasi wisata kawasan Nusa Penida sejak 1 September 2026.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Gusti Agung Gde Putra Mahajaya, menyampaikan bahwa kontribusi terbesar penerimaan retribusi daerah hingga saat ini masih didominasi dari kawasan Nusa Penida.

“Rata-rata dalam satu hari pemasukan dari retribusi mencapai Rp 300 juta,” ujar Agung Puma, Kamis (10/9/2026).

Melihat ritme pendapatan harian tersebut, pihaknya optimistis penerimaan retribusi pariwisata pada akhir September 2026 mampu memenuhi target Rp 31 miliar yang telah dipatok Pemkab Klungkung.

Skema OGOD Optimalkan Potensi Pendapatan Asli Daerah

Dijelaskan, skema OGOD mengubah pola pemungutan dengan menjadikan setiap destinasi sebagai titik retribusi resmi. Melalui sistem ini, mekanisme penarikan retribusi disesuaikan secara langsung dengan destinasi yang dikunjungi oleh para wisatawan.

Kebijakan tersebut diambil agar pemungutan retribusi lebih terukur, transparan, serta memastikan tingginya volume kunjungan wisatawan berbanding lurus dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Potensi pendapatan diprediksi masih akan terus melonjak mengingat penerapan OGOD saat ini baru berjalan pada tahap awal lan belum mencakup seluruh destinasi wisata di Klungkung.

Fasilitas dan Jaringan Internet Nusa Penida Dibenahi

Guna menyelaraskan kenaikan pendapatan daerah dengan kenyamanan wisatawan, Dinas Pariwisata Klungkung terus melakukan pembenahan infrastruktur lan pengawasan di lapangan.

Langkah ini mencakup penyediaan fasilitas umum pendukung, penguatan jaringan internet untuk menunjang sistem retribusi berbasis digital, serta pengetatan pengawasan petugas di setiap destinasi.

Ketersediaan infrastruktur lan konektivitas internet yang memadai dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pengalaman berwisata sekaligus menjamin keberlanjutan pariwisata kepulauan Nusa Penida. (Sta-Kab).

kabar Lainnya