Kucurkan Rp 14,9 Miliar, Pemkab Klungkung Garap Jalan Mulus Menuju Wisata Populer Diamond Beach

Penanganan fisik pada ruas jalan menuju kawasan wisata Diamond Beach di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Proyek peningkatan jalan sepanjang 7,35 km ini bersumber dari BKK Badung senilai Rp14,9 miliar. (Foto: Dok. Dinas PUPRPKP Klungkung / kabarbali.id)

Ditengah polemik yang terjadi di Daya Tarik Wisata (DTW) Diamond Beach, di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. dengan penutupan kawasan wisata ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung ternyata mulai menggarap perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalannya.

Langkah ini diambil untuk memperlancar mobilitas masyarakat lokal serta memberikan kenyamanan ekstra bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan pesisir timur Nusa Penida tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, didampingi Kabag Prokopim Tjokorda Gde Romy Tanaya, menjelaskan penanganan infrastruktur darat ini mencakup empat ruas jalan utama, yakni Suana–Pejukutan, Pejukutan–Gepuh, Ambengan–Pelilit, dan Pelilit–Atuh, dengan total panjang mencapai 7,35 kilometer.

“Pekerjaan peningkatan jalan yang menelan investasi sebesar Rp 14,9 miliar ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Klungkung melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026,” papar Jati Laksana, Rabu (9/9/2026).

Disebutkan, proyek fisik secara resmi telah dimulai sejak 12 Agustus 2026.

Pengaspalan Hotmix, DPT, dan Betonisasi Bahu Jalan

Pengerjaan di lapangan mencakup pengaspalan hotmix, pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT), hingga betonisasi bahu jalan.

“Penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kenyamanan akses masyarakat maupun wisatawan, khususnya menuju kawasan Diamond Beach. Kami tentu berharap dukungan dan kerja sama masyarakat agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan bersama,” ujarnya.

Progres Pengerjaan Catatkan Deviasi Positif

Berdasarkan evaluasi dan pemantauan progres pengerjaan per 31 Agustus 2026, pengerjaan fisik di lapangan mencatatkan hasil yang memuaskan.

Dari target rencana awal sebesar 0,232 persen, realisasi pengerjaan fisik telah menembus angka 0,300 persen. Capaian ini menunjukkan adanya deviasi positif sebesar 0,068 persen dari jadwal percepatan yang ditetapkan.

Sementara Kabag Tjok Romy mengingat proyek sedang berjalan di jalur lalu lintas wisata yang cukup padat, Jati Laksana mengimbau pengguna jalan untuk mengedepankan kehati-hatian, mematuhi rambu petunjuk, serta mematuhi arahan petugas lapangan demi keselamatan bersama.

“Dengan mulusnya konektivitas jalan menuju Diamond Beach dan Atuh Beach, Pemkab Klungkung optimistis lama tinggal (length of stay) dan pemerataan ekonomi pariwisata di kawasan kepulauan Nusa Penida akan semakin meningkat pesat,”pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya