BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Bali 28 Juli 2026: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Bali

Hari ini bali di guyur hujan

DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Bali pada Selasa (28/7/2026).

Mayoritas wilayah kabupaten dan kota di Bali diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Berdasarkan data resmi BMKG, peringatan dini mulai aktif sejak pukul 04.55 WITA, di mana potensi hujan sedang hingga lebat terpantau diawali dari kawasan Blahbatuh, Gianyar, dan berpotensi meluas ke berbagai wilayah lain di Bali.

Suhu udara hari ini berkisar antara 19°C hingga 30°C dengan tingkat kelembapan udara yang relatif tinggi, yakni mencapai 63 hingga 98 persen. Wilayah Buleleng menjadi satu-satunya daerah yang diprakirakan cerah sepanjang hari, sementara Bangli mencatatkan suhu terendah di kisaran 19–22 °C.

Berikut rincian prakiraan cuaca kabupaten/kota se-Bali untuk Selasa, 28 Juli 2026:

Cakupan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai perluasan cuaca ekstrem yang dapat melanda hampir seluruh area Denpasar (Denpasar Utara, Selatan, Barat, Timur), Badung (Kuta, Mengwi, Abiansemal, Petang, Kuta Selatan, Kuta Utara), Tabanan (Selemadeg, Kediri, Marga, Penebel, Baturiti), hingga kawasan Klungkung, Bangli, dan Karangasem.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta mewaspadai potensi pohon tumbang, jalan licin, hingga genangan air di kawasan perkotaan.

Peringatan Gelombang Laut & Angin Perairan Bali

Di sektor bahari, BMKG memprakirakan pola angin permukaan di Perairan Utara dan Perairan Selatan Bali umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi kategori Sedang (1,25–2,5 meter) yang berlaku mulai 28 Juli 2026 pukul 08.00 WITA hingga 31 Juli 2026 pukul 08.00 WITA. Enam titik perairan yang wajib diwaspadai oleh para nelayan, pelaku usaha wisata bahari, dan pengguna jasa penyeberangan meliputi:

  1. Laut Bali

  2. Selat Bali Bagian Selatan

  3. Selat Bali Bagian Utara

  4. Perairan Selatan Pulau Bali

  5. Selat Badung

  6. Selat Lombok Bagian Selatan

Pengguna moda transportasi laut dan para wisatawan pesisir diimbau untuk selalu memperhatikan pembaruan informasi dari BMKG dan menundukkan aktivitas laut jika cuaca memburuk. (Pur-Kab).

kabar Lainnya