

BADUNG, KABARBALI.ID – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri sekaligus ngupasaksi upacara Melaspas, Nyusun Pedagingan, Mecaru Manca Rupa, dan Rsi Gana di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Tuban, Kamis (17/9/2026).
Upacara sakral ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, Manawa Ratna, Tawur Balik Sumpah Utama yang puncak karyanya dipimpin oleh Yadnyamana Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijayananda pada 26 September 2026 mendatang.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Adi Arnawa naik menuju Padmasana setinggi 12 meter untuk ngunggahang kwangen serta menandatangani prasasti pura.
Bupati mendoakan agar seluruh tahapan karya berjalan sida sidaning don labda karya demi kerahayuan jagat Badung dan Bali, sekaligus mengajak krama Tuban memelihara semangat sagilik saguluk, salunglung sabayantaka.
“Kebersamaan ini penting untuk menjaga Desa Adat Tuban yang menjadi gerbang pertama pariwisata Bali melalui jalur udara. Melarapan subakti, kita memohon kelancaran dalam menata Badung menjadi lebih nyaman dan berdoa agar PAD meningkat sehingga semakin banyak program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Adi Arnawa.
Pada kesempatan itu, Pemkab Badung juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penataan jalur dan akses menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai demi mengurai kemacetan.
Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra, mengungkapkan bahwa pemugaran fisik Pura Dalem Kahyangan didukung oleh hibah Pemkab Badung TA 2025 sebesar Rp 15,9 miliar.
Namun, guna merampungkan seluruh fisik bangunan dan rangkaian upakara, kas desa adat turut mengeluarkan biaya mandiri hingga hampir Rp 9 miliar, sehingga total pembangunan dan karya diperkirakan menelan anggaran mencapai Rp 25 miliar.
Mendra mengapresiasi dukungan Pemkab Badung dan berharap ke depan pemerintah daerah serta PT Angkasa Pura Indonesia terus memberikan perhatian ekstra bagi Desa Adat Tuban sebagai beranda depan dan belakang Pulau Bali.
Rangkaian karya sendiri telah bergulir sejak 1 Agustus 2026 dan akan memuncak pada Purnamaning Kapat, Sabtu Umanis Bala (26/9/2026), dilanjutkan prosesi penganyaran hingga ritual Nyegara Gunung pada sineb tanggal 30 Oktober 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Badung Dapil Kuta seperti I Nyoman Graha Wicaksana, I Nyoman Sudana, I Wayan Puspa Negara, dan I Made Sada, Camat Kuta I Made Agus Suantara, unsur MDA, TNI-Polri, hingga manajemen PT Angkasa Pura Indonesia dan Jasa Marga Bali Tol. (Gus-Kab).