KABARBALI.id – Bagi masyarakat Bali, membangun rumah bukan sekadar proyek konstruksi fisik, melainkan sebuah proses spiritual untuk menciptakan harmoni antara penghuni, lingkungan, dan Sang Pencipta. Salah satu langkah krusial dalam proses ini adalah memilih Dewasa Ayu atau hari baik.
Sepanjang bulan Mei 2026, terdapat sejumlah tanggal yang dinilai memiliki vibrasi positif untuk mulai meletakkan batu pertama atau memulai pembangunan fisik.
Bagi Anda yang ingin mengejar pembangunan di awal bulan, tanggal 4 Mei 2026 menjadi salah satu primadona. Pada hari tersebut, terdapat perpaduan Amertayoga dan Dauh Ayu.
“Amertayoga sangat baik untuk memulai membangun dan mencari nafkah, sementara Dauh Ayu memperkuat aspek regulasi atau aturan dalam membangun,” ungkap praktisi padewasan.
Selain tanggal 4, tanggal 6 Mei (Guntur Umah) juga sangat disarankan bagi mereka yang tidak hanya ingin membangun, tetapi juga berencana memindahkan rumah.
Memasuki pertengahan bulan, tanggal 7 hingga 11 Mei 2026 menawarkan pilihan yang spesifik. Tanggal 7 Mei merupakan hari Kala Empas Munggah yang sangat baik untuk fondasi rumah, disusul tanggal 9 Mei (Kala Graha) yang ideal untuk pembangunan kompleks perumahan.
Menariknya, pada tanggal 11 Mei 2026, terdapat hari Sampi Gumarang Turun. Hari ini dianggap sangat istimewa karena selain baik untuk membangun rumah, juga membawa energi kesuburan bagi lahan di sekitarnya.
Puncak hari baik untuk membangun tercatat terjadi pada rentang tanggal 17 hingga 24 Mei 2026. Pada periode ini, muncul unsur Dewasa Ngelayang dan Siwa Sampurna.
21 Mei 2026: Menjadi hari yang sangat multifungsi (Dewasa Mentas dan Siwa Sampurna). Hari ini sangat disarankan untuk membangun segala jenis bangunan karena diyakini memberikan kesucian dan kesempurnaan.
18 Mei 2026: Selain baik untuk membangun, hari Derman Bagia ini juga sangat cocok bagi pasangan yang ingin memulai kehidupan baru (menikah).
Awal Bulan: 1, 4, dan 6 Mei.
Minggu Kedua: 7, 9, dan 11 Mei.
Minggu Ketiga & Keempat: 17, 18, 19, 20, 21, 22, dan 24 Mei.
Meskipun kalender Bali telah menyediakan panduan hari baik, masyarakat tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan Sulinggih atau tokoh adat setempat guna menyesuaikan dengan weton atau hari lahir pemilik rumah agar tercipta keharmonisan yang sempurna. (Kab).