

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus menguatkan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, tradisi, dan budaya masyarakat di Bumi Serombotan.
Bupati Klungkung I Made Satria menyerahkan secara simbolis bantuan dana upakara Pitra Yadnya (Ngaben Massal) senilai total Rp 165 juta kepada dua desa adat di Kecamatan Klungkung, Selasa (1/9/2026).
Didampingi Kabag Prokopim Setda Kabupaten Klungkung Tjokorda Gde Romy Tanaya, Bupati Satria menyerahkan bantuan Program Swakelola Ngaben Massal sebesar Rp 115 juta untuk Banjar Adat Kawan (Desa Adat Jumpai).
Sementara itu, bantuan upakara sebesar Rp 50 juta diserahkan secara terpisah untuk mendukung pelaksanaan karya di Desa Adat Selisihan.
Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah untuk hadir langsung meringankan beban finansial masyarakat dalam menjalankan kewajiban yadnya.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban krama adat dalam melaksanakan kewajiban spiritual tanpa mengurangi makna dan kesucian karya,” ujar Bupati Satria, Selasa (1/9/2026).
Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya merawat semangat gotong royong melalui pelaksanaan karya massal. Selain memupuk rasa kebersamaan antarwarga, pelaksanaan yadnya secara bersama-sama terbukti jauh lebih efisien dan ekonomis.
“Melalui kebersamaan dan gotong royong dalam karya massal ini, nilai-nilai spiritual serta warisan tradisi leluhur dapat terus kita jaga dan lestarikan bersama di Kabupaten Klungkung,” tambahnya. (Sta-Kab).