Gianyar Makin Ramah Disabilitas! Petugas Publik Kini Belajar Bahasa Isyarat

Disnaker Gianyar gelar pelatihan bahasa isyarat untuk petugas publik dan workshop kemasan ramah lingkungan bagi UMKM

GIANYAR, KABARBALI.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar melakukan langkah progresif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing ekonomi lokal. Bertempat di Ballroom Praja Shaba Utama, Mal Pelayanan Publik Gianyar, Senin (27/4/2026), digelar pelatihan upgrading skill bahasa isyarat bagi petugas layanan publik serta workshop kemasan (packaging) ramah lingkungan bagi pelaku UMKM.

Langkah ini diambil untuk memastikan birokrasi di Kabupaten Gianyar semakin inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat luas, termasuk penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, I Gede Suardana Putra, menegaskan bahwa keterampilan bahasa isyarat bagi petugas lini depan bukan sekadar tambahan keahlian, melainkan kebutuhan mendasar untuk menciptakan kesetaraan.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak, ramah, dan setara. Wajah pemerintah daerah akan terlihat dari kualitas pelayanan publiknya,” ujar Suardana Putra.

Menurutnya, dengan penguasaan bahasa isyarat, hambatan komunikasi antara petugas dan penyandang disabilitas dapat diminimalisir, sehingga akses terhadap informasi dan layanan pemerintah menjadi lebih terbuka bagi siapa saja.

Inovasi Kemasan UMKM yang Ramah Lingkungan

Selain fokus pada inklusivitas, Disnaker Gianyar juga memberikan perhatian pada keberlanjutan bisnis UMKM. Para pelaku usaha yang sebelumnya telah mendapat pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Gianyar kini diberikan pendalaman mengenai inovasi kemasan.

“Diperlukan inovasi untuk mencari solusi alternatif yang ramah lingkungan tapi tidak menghilangkan daya tarik kemasan itu sendiri. Dengan begitu, produk UMKM Gianyar akan mampu bersaing di pasaran yang kini semakin peduli terhadap isu lingkungan,” tambahnya.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gianyar dengan pihak swasta, yakni PT Mitra Prodin. Sinergi ini dinilai strategis karena pemerintah dan dunia usaha harus berjalan beriringan untuk mendorong kemajuan ekonomi daerah. (Tut-Kab).

kabar Lainnya