JAKARTA, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Gianyar berhasil menduduki peringkat ke-7 dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia dalam Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, kepada Bupati Gianyar I Made Mahayastra dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Evaluasi yang dilakukan secara nasional ini merujuk pada penilaian terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024. Kabupaten Gianyar berhasil mencatatkan skor 3,5537, yang menempatkannya dalam jajaran eksklusif 15 pemerintah kabupaten dengan status kinerja tertinggi nasional.
Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari konsistensi seluruh jajaran birokrasi dalam menjaga akuntabilitas dan efektivitas pelayanan publik.
“Prestasi ini adalah wujud komitmen kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Gianyar,” ujar Mahayastra usai menerima penghargaan.
Meski meraih peringkat sepuluh besar nasional, Bupati Mahayastra mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, standar pelayanan yang tinggi harus terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui berbagai inovasi baru.
“Capaian ini bukan akhir, melainkan pemacu untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas politisi asal Payangan tersebut.
Penilaian EPPD sendiri merupakan instrumen krusial bagi pemerintah pusat untuk mengukur sejauh mana pemerintah daerah berhasil menjalankan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya, mulai dari aspek kesejahteraan hingga transparansi anggaran.
Keberhasilan ini memperkuat posisi Kabupaten Gianyar sebagai salah satu mercusuar kinerja pemerintahan di Indonesia. Konsistensi dalam mewujudkan tata kelola yang efektif dan akuntabel ini diharapkan dapat berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas di Bumi Seni. (Tut-Kab).