DENPASAR, KABARBALI.ID – Pendamping Gubernur Bali, Ibu Putri Koster, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Keluarga Besar Suka Duka Buleleng Dogen (BULDOG) di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Senin (27/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan pentingnya peran komunitas dalam mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung di Pulau Dewata.
Ibu Putri Koster menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi sosial seperti BULDOG menjadi kunci keberhasilan penataan Bali secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Ibu Putri Koster memaparkan sejumlah proyek strategis yang menjadi fokus Gubernur Bali Wayan Koster untuk menyeimbangkan pembangunan antara Bali Selatan dan Bali Utara. Salah satu yang paling dirasakan manfaatnya adalah pembangunan jalan shortcut menuju Kabupaten Buleleng.
“Shortcut ini berfungsi mempermudah akses transportasi dan konektivitas. Selain itu, kita juga sedang membangun Turyapada Tower di Buleleng serta Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Saya berterima kasih kepada BULDOG yang konsisten mendukung langkah-langkah ini,” ujarnya.
Ibu Putri Koster juga menitipkan pesan mendalam agar seluruh anggota BULDOG tetap memegang teguh prinsip persaudaraan khas Bali. Ia mengingatkan bahwa keberagaman pendapat dan pengawasan publik merupakan hal yang sehat dalam proses pembangunan.
“Jika kinerja kita sedang dikontrol oleh banyak pihak, itu merupakan penghargaan agar kita bekerja lebih serius dan berhati-hati. Tugas kita adalah tetap bekerja dengan baik dan jujur. Dengan prinsip ‘jele melah nyama gelah’, mari kita jaga Bali dengan rasa tanggung jawab,” tegasnya.
Ia memberikan analogi bahwa perjuangan akan lebih ringan jika dilakukan bersama-sama. “Mari kita erat bersaudara. Dengan bersatu layaknya sapu, kita akan lebih mudah mengabdi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP BULDOG, I Made Sukadarma (Gobang), menyatakan bahwa selama 13 tahun, organisasinya berkomitmen menjaga nilai luhur warisan leluhur. Dengan tema “Satya Pramana”, ia berharap setiap anggota dapat melangkah berdasarkan ketulusan dan kesetiaan.
“Momentum ini memperkuat semangat kebersamaan kami agar tetap menjadi wadah persaudaraan yang kokoh dan inklusif, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan Bali,” kata Made Sukadarma.(Rls-Kab).