KARANGASEM, KABARBALI.ID – Rangkaian panjang perhelatan suci Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026 di Pura Agung Besakih resmi berakhir. Upacara penyineban yang berlangsung khidmat pada Kamis (23/4/2026) sore ini menandai kembalinya pralingga Ida Bhatara ke pelinggih masing-masing setelah nyejer selama 21 hari.
Gubernur Bali, Wayan Koster, hadir langsung bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra. Menariknya, dalam prosesi sakral tersebut, Gubernur Koster tidak hanya hadir sebagai undangan resmi, namun juga menunjukkan totalitasnya dalam berbakti dengan “ngayah megambel”.
Gubernur tampak luwes memainkan bilah gamelan gangsa bersama para penabuh dan pemedek. Aksi spontan ini pun menjadi pusat perhatian umat yang hadir di Penataran Agung Besakih, sebagai simbol kedekatan antara pemimpin dengan tradisi dan rakyatnya.
Prosesi dimulai pukul 15.00 WITA, diawali dengan doa bersama yang dipuput oleh enam sulinggih dari berbagai griya di Bali. Rangkaian ritual utama meliputi Nuwek Bagia Pula Kerthi, nedungan Ida Bhatara, hingga prosesi mundur mawali ke pesineban.
Ketua Panitia IBTK Pura Agung Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa penyineban adalah penutup masa nyejer yang telah berlangsung sejak puncak karya pada 2 April lalu.
“Seluruh pralingga Ida Bhatara kini telah kembali ke pelinggih masing-masing. Kami bersyukur seluruh rangkaian karya berjalan lancar secara sekala maupun niskala,” ujar Jro Widiartha.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada umat, panitia juga merilis laporan keuangan selama pelaksanaan IBTK 2026. Tercatat total dana yang terkumpul dari punia umat dan berbagai pihak mencapai Rp 8.965.742.204.
Setelah dikurangi biaya operasional dan pelaksanaan karya sebesar Rp 6.477.534.000, terdapat saldo akhir sebesar Rp 2.488.208.204.
Selain jajaran Pemprov Bali, upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali periode 2018–2024 Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI, serta unsur Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.
Rangkaian IBTK 2026 akan benar-benar tuntas setelah dilaksanakan upacara Mejauman yang dijadwalkan pada 26 April 2026 mendatang. (Rls-Kab).