KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Jajaran pimpinan daerah Kabupaten Klungkung menunjukkan komitmen dan dukungan nyata terhadap eksistensi serta kreativitas generasi muda dalam menjaga kelestarian adat. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sekaa Teruna (ST) Putra Agung ke-43 di Banjar Pegatepan, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Minggu (19/7).
Dalam sambutannya di hadapan ratusan yowana, Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi ST. Putra Agung yang selama puluhan tahun aktif menggelar berbagai kegiatan positif, khususnya yang menunjang eksistensi seni tradisional. Ia berharap momentum pertambahan usia ini menjadi pemacu bagi organisasi kepemudaan tersebut untuk merancang program kerja yang lebih mendalam terkait pelestarian tradisi leluhur.
“Selamat ulang tahun untuk ST. Putra Agung yang ke-43. Semoga ke depan semakin bermanfaat, berguna, jaya selalu, dan senantiasa menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Desa Gelgel,” ujar Bupati Satria dengan lugas.
Sebagai bentuk komitmen konkret, Bupati Satria secara simbolis menyerahkan Dana Apresiasi Seni dan Budaya senilai Rp5 juta kepada pengurus sekaa teruna. Stimulus finansial ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Klungkung yang digulirkan secara merata untuk setiap Sekaa Teruna yang merayakan hari jadinya di seluruh wilayah bumi serombotan.
Kebijakan bantuan ini sengaja dicanangkan guna memotivasi generasi muda agar tetap bergairah melestarikan tradisi asli daerah, menjaga keasrian lingkungan, serta tidak berhenti berinovasi di tengah gempuran arus modernisasi dan kecanggihan era global.
Lebih lanjut, Bupati Satria menitipkan pesan mendalam agar sekaa teruna mampu memosisikan diri sebagai benteng pertahanan kebudayaan Bali yang kokoh dan tangguh. Kunci utama untuk menghadapi tantangan zaman, menurut Bupati, adalah dengan mengimplementasikan ajaran filosofis Tri Hita Karana (keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan) serta menjaga nilai-nilai luhur kemasyarakatan.
“Jadilah generasi penerus yang kokoh untuk kelestarian alam dan budaya Bali. Tetap pegang teguh konsep menyama braya (persaudaraan) dan pelihara semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati Satria menyudahi arahannya.
Perayaan hari jadi yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini juga turut disaksikan oleh perwakilan DPRD Klungkung, Camat Klungkung, tokoh masyarakat setempat, prajuru adat Desa Gelgel, serta seluruh anggota keluarga besar ST. Putra Agung Banjar Pegatepan. (Sta-Kab)