

GIANYAR, KABARBALI.ID – Seorang pekerja bangunan ditemukan meninggal dunia di area merajan (tempat suci) warga di Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Rabu (9/9/2026).
Korban diketahui bernama I Made Tunas (62), warga Banjar Benawah Kangin, Desa Petak, Kecamatan Gianyar. Korban ditemukan tak bernyawa saat tengah melakukan pekerjaan perbaikan (servis) bangunan piasan di merajan tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, Danramil 1616-06/Tegallalang Kapten Inf Cok Agung Semadi bersama personel Polsek Tegallalang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim medis UPT Puskesmas Tegallalang 1 langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan pemeriksaan.
“Aparat gabungan bertindak cepat mendatangi lokasi guna melakukan pendampingan, pengamanan area, serta membantu proses pemeriksaan agar seluruh rangkaian penanganan berjalan tertib lan kondusif,” ungkap Kapten Inf Cok Agung Semadi, Rabu (9/9/2026).
Sempat Ngopi Bersama Pemilik Sebelum Ditemukan Tersungkur
Berdasarkan keterangan pemilik merajan, Dewa Putu Ngurah Sastrawan (66), korban mulai bekerja sekitar pukul 09.00 WITA. Sebelum memulai perbaikan piasan, korban sempat menikmati kopi bersama pemilik rumah.
Korban lantas melanjutkan aktivitasnya memindahkan bahan bangunan berupa batu paras dari halaman menuju area tengah merajan.
Namun, sekitar pukul 12.15 WITA, saat pemilik hendak memanggil korban untuk beristirahat siang, korban justru ditemukan dalam posisi tersungkur di pojok bangunan piasan.
“Saat dipanggil beberapa kali tidak ada respons. Pemilik kemudian memeriksa kondisi korban lan mendapati korban sudah tidak bernapas, sehingga langsung melaporkan ke aparat desa lan kepolisian,” terangnya.
Memiliki Riwayat Jantung dan Asma, Jenazah Dititip di RS Ary Canti
Dari hasil olah TKP oleh pihak kepolisian dan pemeriksaan medis oleh dr. Purnianti dari UPT Puskesmas Tegallalang 1, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka terbuka akibat tindak pidana.
Adapun luka kecil di bawah mata kanan korban diduga kuat akibat benturan saat korban mendadak terjatuh. Petugas juga menemukan obat Diapet di dalam tas pinggang korban.
Berdasarkan konfirmasi pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak dilakukan autopsi.
Usai penanganan di lokasi selesai sekira pukul 14.35 WITA, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar untuk dititipkan di RS Ary Canti Mas Ubud sembari menunggu hari baik (dewasa ayu) pelaksanaan upacara penguburan/pengabenan. (Tut-Kab).