

BADUNG, KABARBALI.ID – Identitas tiga orang pelaku aksi tidak senonoh di depan pekarangan rumah warga di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, hingga kini belum terungkap. Satreskrim Polres Badung mengaku mengalami kendala teknis dalam mengidentifikasi pria yang diduga warga negara asing (WNA) serta dua rekan wanitanya tersebut.
Kasatreskrim Polres Badung, AKP Azarul Ahmad, menyampaikan bahwa jajarannya masih bekerja keras mengumpulkan bukti dan petunjuk di lapangan guna memastikan identitas para terduga pelaku.
“Kami masih dalam proses penyelidikan. Jadi ada beberapa data yang masih kami upayakan untuk didapat, untuk kami bisa identifikasi terduga pelakunya di sana,” ungkap AKP Azarul Ahmad, Kamis (27/8/2026).
Azarul menjelaskan, kendala utama yang dihadapi tim penyidik saat ini terletak pada kualitas visual rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian yang kurang jelas. Petugas terus berupa memperjelas rekaman video visual tersebut demi mendapati identitas akurat para pelaku.
“Sehingga kendalanya saat ini adalah kita masih menelusuri CCTV terutama. Kami terus mengumpulkan petunjuk-petunjuk tambahan di lapangan agar identitas para pelaku bisa dipastikan,” tambah Azarul.
Aksi tak terpuji itu terekam terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 02.33 WITA di area pintu masuk rumah seorang warga berinisial NLM (25). Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat sempat ada interaksi negosiasi di mana terduga bule pria mengeluarkan sejumlah uang dari dompetnya sebelum aksi mesum dilakukan.
Usai melancarkan aksinya, ketiga pelaku langsung melarikan diri ke arah utara Jalan Pantai Batu Bolong dengan berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam.
Pemilik rumah yang merasa geram akhirnya memviralkan kejadian tersebut ke media sosial. Walau tidak mengalami kerugian materiil, pemilik rumah mengaku amat dirugikan secara nonmateriil lantaran pekarangan rumahnya menjadi tercemar dan tidak suci lagi.
Kasus di Canggu ini berbeda dengan kasus asusila di Berawa, Desa Tibubeneng, tempat pelaku WNA Australia berinisial BA telah diamankan di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan diserahkan ke Imigrasi untuk disanksi deportasi. (Gus-Kab).