Jawara Punggung Klungkung Tjokorda Gde Okabawa Pimpin Skuad Bali di Kejurnas Akuatik 2026

Sembilan atlet akuatik Klungkung berlaga di Kejurnas Akuatik Indonesia 2026 di GBK Jakarta

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Skuad Akuatik Indonesia Pengkab Klungkung resmi menerjunkan sembilan atlet terbaiknya untuk bertarung di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung di Kolam Renang Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai hari ini, Selasa (28/4/2026) hingga 1 Mei mendatang.

Keberangkatan para atlet yang didampingi tim ofisial dan pelatih ini mengusung misi besar, yakni mengasah ketajaman catatan waktu sebagai tolok ukur utama menuju Porprov Bali mendatang.

Andalan Klungkung di Kancah Nasional

Atlet berbakat, Tjokorda Gde Okabawa Krisdarpa Mahendra menjadi andalan karena dipercaya membela Provinsi Bali setelah mencatatkan performa impresif pada Kejurda Akuatik Bali sebelumnya.

Ketua Harian Akuatik Indonesia Pengkab Klungkung, Agus Pradnyana Jaya mengatakan Tjok Oka ini berhasil lolos dengan tiga limit waktu sekaligus, setelah menyapu bersih medali emas di nomor 200 meter, 100 meter, dan 50 meter gaya punggung KU-3 putra.

“Selain Tjokorda, skuad Klungkung juga diperkuat oleh Budiartini Bandem atau yang akrab disapa Beby,” ujarnya saat pelepasan altet oleh Ketua Umum KONI Klungkung, Senin (27/4/2026)

Beby merupakan atlet senior yang sebelumnya sukses mempersembahkan medali emas pada ajang Porprov Bali lalu, dan diharapkan mampu kembali menunjukkan taringnya di level nasional.

Tolok Ukur Evaluasi Porprov Bali

Ia menegaskan bahwa kejurnas ini bukan sekadar ajang berburu medali, melainkan sarana evaluasi teknis yang krusial.

“Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi tolok ukur dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov Bali. Catatan waktu para atlet akan kami amati secara detail sebagai bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom juga berpesan agar para atlet tidak menyia-nyiakan kesempatan berkompetisi di GBK. Ajang ini diharapkan menjadi momen bagi atlet untuk mengoreksi kemampuan diri di tengah persaingan ketat atlet-atlet nasional.

“Kami ingin atlet memanfaatkan event ini untuk mengevaluasi diri, sehingga mereka memiliki bekal mental dan teknik yang maksimal saat bertanding di Porprov 2027 nanti,” tegasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya