DENPASAR, KABARBALI.ID – Memasuki bulan Juli 2026, umat Hindu di Bali bersiap menyambut deretan hari suci (rerainan) yang padat.
Berdasarkan penanggalan kalender Bali, bulan ini memuat sejumlah momen spiritual penting, termasuk penutup dari seluruh rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Tokoh praktisi adat Bali mengingatkan masyarakat untuk mencermati kembali rincian kalender agar persiapan upakara berjalan matang. Selain agenda keagamaan, bulan Juli juga diwarnai oleh berbagai hari peringatan nasional dan lokal.
“Bulan ini menjadi momentum penting karena kita akan melaksanakan rerainan Buda Keliwon Pegatuwakan, yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian perayaan Galungan dan Kuningan secara resmi,” tulis tim redaksi kabarbali.id merangkum sumber penanggalan lokal, Selasa (7/7/2026).
Bagi semeton yang ingin mempersiapkan sarana upakara sejak jauh hari, berikut adalah jadwal lengkap rerainan selama bulan Juli 2026:
1 Juli 2026: Buda Wage Langkir
3 Juli 2026: Hari Bhatara Sri
7 Juli 2026: Anggar Kasih Medangsia
12 Juli 2026: Kajeng Keliwon Uwudan
14 Juli 2026: Tilem
22 Juli 2026: Buda Keliwon Pegatuwakan (Momen menghaturkan sesaji kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai wujud syukur atas kelancaran dan keselamatan selama Hari Raya Galungan dan Kuningan).
27 Juli 2026: Kajeng Keliwon Enyitan
29 Juli 2026: Purnama
Selain hari suci keagamaan, terdapat sejumlah hari penting nasional dan regional yang diperingati pada bulan ini, di antaranya:
01 Juli 2026: Hari Bhayangkara RI
05 Juli 2026: Hari Bank Nasional
12 Juli 2026: Hari Koperasi Indonesia
16 Juli 2026: HUT TVRI Stasiun Denpasar
22 Juli 2026: Hari Kejaksaan
23 Juli 2026: HUT KNPI
29 Juli 2026: Hari Bakti TNI AU
Masyarakat diimbau untuk menyimpan jadwal ini guna menyelaraskan aktivitas harian, baik untuk keperluan koordinasi kedinasan maupun pelaksanaan yasa kerthi di pemerajan masing-masing. (Pur-Kab).