

KABARBALI.ID – Dalam sistem perhitungan wariga dan penanggalan tradisional Bali, setiap hari kelahiran memiliki karakteristik, pengaruh lintang, wuku, hingga pratiti yang membentuk kepribadian serta perjalanan hidup seseorang. Bagi pemilik kelahiran bertepatan dengan Redite Pon pada wuku Dukut, terdapat sejumlah keistimewaan sekaligus sifat dasar yang patut dikenali sebagai instrumen mawas diri.
Berdasarkan pengaruh Wewaran Redite Pon dan Lintang Patrem, individu dengan kelahiran ini dikenal giat bekerja, memiliki banyak profesi, serta pintar bertutur kata. Namun, di sisi lain, mereka juga diingatkan untuk mampu mengendalikan hawa nafsu indria agar di kemudian hari tidak menyesali kekeliruan pikiran sendiri. Sifat senang memamerkan kekayaan dan merasa paling pintar menjadi bagian tantangan karakter yang perlu diredam.
Dari sisi Wuku Dukut yang dinaungi oleh Dewa Baruna, tindakan kesehariannya umumnya selalu waspada, hati-hati, bijaksana, sopan, lemah lembut dalam berkata, serta memiliki pikiran yang tajam dan rasa tanggung jawab yang sangat tinggi. Rezeki yang dimiliki pun dinilai cukup, meski diiringi sedikit sifat kikir.
Karakter kelahiran ini turut diperkaya oleh watak zodiak Libra yang mudah bergaul, ramah, dan cinta perdamaian, kendati memiliki kecenderungan gemar berfoya-foya. Pemilik zodiak ini disarankan memilih bidang pekerjaan yang selaras dengan hobi agar kehidupan lahir batinnya benar-benar bermanfaat, dengan kecocokan pasangan dari tanda Aries, Aquarius, dan Gemini.
Sementara itu, berdasarkan pengaruh Pratiti (Sadayatana), individu tersebut dikaruniai kelebihan pintar berbicara dan jarang sakit, meskipun memiliki sifat suka berdebat dan banyak keinginan. Dalam aspek sosial dan pedewasaan, peruntungannya tergolong cukup baik; sekalipun menghadapi hambatan, keluarga dan pihak lain konon akan setia membantunya.
Dwiwara & Triwara: Menga (Terbuka) dan Beteng (Pandai melaksanakan pemujaan).
Caturwara & Pancawara: Jaya (Pendirian teguh namun perlu waspada terhadap rasa iri hati) dan Pon (Senang bersenda gurau serta suka mencari teman).
Sadwara & Saptwara: Was (Periang, pandangan luas, cocok memikat hewan di hutan) serta Redite (Senang berdana punia namun kurang baik jika mengerjakan hal penting pada hari tersebut).
Astawara & Sangawara: Guru (Berpikiran terang, dikasihani orang, petuahnya dibutuhkan) serta Ogan (Lambang Uled/Ulat; perlu pengendalian diri terhadap harta benda orang lain).
Pararasan & Pancasuda: Aras Kembang (Mudah memecahkan persoalan, banyak kawan, namun lebih mementingkan kepentingan umum di atas keluarga) serta Bumi Kepetak (Teguh melakukan tugas, rajin, punya keinginan bertapa). (Kab/Red).