KARANGASEM, KABARBALI.ID – Seorang pendaki dilaporkan mengalami kelelahan ekstrem hingga pingsan atau kehilangan kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Kecamatan Selat, Karangasem, Sabtu (18/7/2026) siang.
Korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) terpaksa dievakuasi turun oleh tim SAR gabungan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Peristiwa ini bermula ketika korban bersama rombongannya yang berjumlah 8 orang memulai pendakian ke gunung tertinggi di Bali tersebut sekitar pukul 12.00 WITA.
Rombongan ini memilih titik awal perjalanan (start) dari jalur Pura Pasar Agung Selat. Namun, baru berselang kurang lebih 2 jam berjalan kaki trek menanjak, fisik korban ambruk dan kehilangan kesadaran tepat di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Mendapat laporan kedaruratan tersebut, petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Denpasar langsung merespon cepat dengan menggerakkan personel dari Pos SAR Karangasem untuk melakukan operasi penyelamatan.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Bhayangkara, menjelaskan bahwa guna mempercepat penanganan medis di atas gunung, pihaknya berkoordinasi dengan pemandu lokal dari Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Pasar Agung untuk bergerak lebih awal menuju titik koordinat korban.
“Pada pukul 15.00 WITA, Tim 1 yang beranggotakan 25 orang pemandu lokal KUPS Pasar Agung bergerak naik terlebih dahulu untuk mempercepat evakuasi. Sementara itu, 9 personel dari Pos SAR Karangasem bergerak menyusul ke Pos Pendakian Pasar Agung sebagai back-up kekuatan,” jelas Putu Bhayangkara, Minggu (19/7/2026).
Sekitar 30 menit melakukan pendakian cepat, Tim 1 pemandu lokal berhasil menemukan posisi korban di ketinggian 2.200 MDPL. Petugas langsung memberikan pertolongan pertama dan mulai menggotong korban turun.
Untuk memperkuat proses evakuasi medan berat, SRU (Search and Rescue Unit) 2 yang berkekuatan 15 personel menyusul naik ke atas pada pukul 16.40 WITA. Kedua tim ini akhirnya bertemu di ketinggian 2.100 MDPL dan bersama-sama menandu korban menuju pos bawah dalam kondisi korban yang masih belum siuman.
Setelah melalui jalur evakuasi yang terjal, tim SAR gabungan akhirnya tiba di Pos Pasar Agung sekitar pukul 18.00 WITA. Korban langsung diserahterimakan kepada tim medis dari Puskesmas Selat yang sudah bersiaga di lokasi.
“Korban langsung mendapatkan penanganan darurat dan saat ini sudah dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan mobil ambulans untuk pemeriksaan serta perawatan medis lebih lanjut,” tambah Bhayangkara.
Operasi evakuasi darurat ini berjalan lancar berkat sinergi solid antaranusur SAR, meliputi Pos SAR Karangasem, Polsek Selat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, tim medis Puskesmas Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan-rekan korban, serta warga setempat. (Kri-Kab).