Koster Elektrifikasi Taksi Bali, 3.155 Unit Ditambah Lagi Hingga 2028

Gubernur Bali Wayan Koster targetkan penambahan 3.155 taksi listrik hingga 2028

DENPASAR, KABARBALI.ID – Gubernur Bali, Wayan Koster, mempertegas langkah transformasi sektor transportasi menuju energi bersih melalui percepatan elektrifikasi taksi di Pulau Dewata.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi bersama para pelaku usaha transportasi dan pengurus koperasi taksi di Jayasabha, Denpasar, Kamis (14/5/2026).

Gubernur Koster menegaskan bahwa sebagai destinasi pariwisata dunia, Bali wajib memiliki sistem transportasi yang tertib, modern, dan ramah lingkungan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Target 3.155 Taksi Listrik Baru

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, memaparkan bahwa Bali menjadi provinsi terdepan dalam merespons percepatan kendaraan listrik. Hingga 31 Maret 2026, populasi kendaraan listrik di Bali telah mencapai 14.318 unit.

Dalam roadmap yang disusun, Pemprov Bali menargetkan penambahan 3.155 unit taksi listrik pada skema optimistis tahun 2026-2028. Proyeksi ini diperkirakan membutuhkan nilai investasi sekitar Rp1,262 triliun.

Dukungan dan Keluhan Pelaku Usaha

Ketua DPD Organda Bali, I Nyoman Arthaya, menyatakan dukungan penuh terhadap peremajaan armada menuju kendaraan listrik. Namun, ia menitipkan pesan penting terkait penegakan aturan di lapangan.

“Kami mendukung elektrifikasi, namun kami mohon adanya penertiban tegas terhadap angkutan ilegal yang tidak berizin. Selain itu, kami berharap ada asistensi pemerintah terkait bantuan pengadaan kendaraan,” ujar Arthaya.

Senada dengan itu, Ketua Koperasi Taksi Ngurah Rai, I Kadek Ari Sucipta, menargetkan 25 persen armadanya beralih ke listrik tahun ini. Ia berharap pemerintah memfasilitasi skema pembiayaan yang ringan bagi pengemudi koperasi agar proses transisi tidak memberatkan para pekerja transportasi. (Sup-Kab).

kabar Lainnya