Kronologi Bule Arab Saudi Tusuk Ojol dan Satpam di Pecatu: Berawal dari Keributan di Depan Club hingga Dihakimi Massa

Dua WNA Asal Arab Saudi Ngamuk dan Tusuk Tiga Warga di Tempat Hiburan Malam Pecatu, Diringkus Polresta Denpasar. foto dok Polresta Denpasar / kabarbali.id

 BADUNG, KABARBALI.ID – Aksi kekerasan melibatkan Warga Negara Asing (WNA) kembali mencoreng kawasan pariwisata Bali. Dua orang turis asing asal Arab Saudi berinisial FMA (35) dan AMA (29) diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Denpasar setelah melakukan penusukan brutal terhadap tiga orang warga, yang terdiri dari dua pengemudi ojek online (ojol) dan seorang petugas keamanan (satpam).

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di depan salah satu tempat hiburan malam di Jalan Labuan Sait, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, pada Selasa (27/10/2026) sekira pukul 02.00 WITA.

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. I Wayan Winaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa kedua pelaku WNA kini telah diamankan di Mapolresta Denpasar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Cekcok di Tempat Hiburan Malam

Berdasarkan keterangan di lapangan, insiden bermula pada Selasa dini hari pukul 02.35 WITA. Saat itu, saksi pelapor bersama rekan-rekan sesama pengemudi ojek online tengah mangkal di seberang jalan depan Corazon Club, Jalan Labuan Sait.

Pelapor melihat dua orang WNA sedang terlibat cekcok mulut dengan satpam klub malam tersebut, hingga akhirnya kedua WNA itu diusir keluar area club. Sambil berjalan ke luar, kedua bule tersebut berteriak-teriak. Salah seorang driver ojol yang berada di lokasi sempat bertanya kepada pelaku, “Ada apa?”

Alih-alih menjawab dengan baik, salah satu WNA langsung melayangkan pukulan ke bagian pipi ojol tersebut. Melihat rekannya diserang, para pengemudi ojol lain bersama pelapor berusaha mendekat untuk melerai. Secara mengejutkan, kedua WNA tersebut langsung mengeluarkan pisau lipat dari saku celana dan mengancungkan senjata tajam tersebut ke arah kerumunan massa sambil berjalan mundur ke arah barat.

Penusukan Brutal Saat Korban Berusaha Menolong

Kedua pelaku berjalan mundur hingga mendekati area proyek pembangunan Hotel Somas (kurang lebih 100 meter dari lokasi awal). Di titik tersebut, salah satu pelaku tiba-tiba terjatuh.

Niat hati ingin membantu membangunkan dan mengamankan bule yang terjatuh tersebut, pelapor justru diserang secara membabi buta. Pelapor mengalami tiga tusukan di bagian punggung bawah kanan dan satu tusukan di punggung kiri atas.

Setelah berhasil melepaskan diri dan berbalik untuk membela diri, pelapor mendapati massa sudah berdatangan untuk mengamankan kedua pelaku. Saat itulah diketahui bahwa aksi brutal kedua WNA tersebut telah memakan tiga korban jiwa dengan luka tusuk serius.

Identitas Korban dan Pelaku

Akibat insiden tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka tusuk serius dan harus mendapatkan perawatan medis intensif:

  1. JKN (30), pengemudi ojek online – Mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan.

  2. EBG (29), pengemudi ojek online – Mengalami luka tusuk pada bagian punggung sebelah kiri.

  3. KD (23), petugas keamanan (satpam) – Mengalami luka tusuk pada bagian punggung sebelah kiri.

Sementara itu, kedua pelaku WNA asal Arab Saudi, yakni FMA (35) dan AMA (29), sempat mengalami luka-luka akibat amukan massa sebelum akhirnya diamankan petugas kepolisian. Saat ini, kedua pelaku telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara sebelum menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Denpasar.

Kasus ini kini tengah didalami oleh penyidik Polresta Denpasar guna mengungkap motif pasti di balik aksi penusukan yang meresahkan warga dan wisatawan di kawasan Kuta Selatan tersebut. (Riz-Kab).

kabar Lainnya