Prakiraan Cuaca Bali 24 Oktober 2026: Hujan Ringan Mulai Guyur Sebagian Besar Wilayah, Suhu Udara Masih Menyengat

Warpada hujan hari ini. foto/gettyimages

KABARBALI.ID – BMKG merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Bali pada Sabtu (24/10/2026). Sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Pulau Dewata diproyeksikan mulai diguyur hujan dengan intensitas ringan, meski suhu udara di siang hari masih terasa menyengat dan gerah.

Meskipun presipitasi hujan mulai turun merata di kabupaten wilayah barat, tengah, dan timur Bali, kondisi udara secara umum masih dikategorikan hangat. Rata-rata suhu maksimum di Bali berada pada kisaran 30 hingga 34 derajat Celcius.

Kota Denpasar mencatatkan suhu udara tertinggi di Bali mencapai 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 71 hingga 97 persen, serta berpotensi mengalami hujan ringan.

Perincian Cuaca Kabupaten/Kota se-Bali

Berdasarkan pemantauan BMKG, tujuh wilayah kabupaten/kota diprakirakan mengalami hujan ringan, sementara dua wilayah lainnya didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.

Berikut perincian prakiraan cuaca, rentang suhu udara, dan tingkat kelembapan di 9 kabupaten/kota se-Bali:

  • Kota Denpasar: Hujan Ringan | Suhu 24–34 °C | Kelembapan 71–97%

  • Kabupaten Badung: Hujan Ringan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 70–97%

  • Kabupaten Gianyar: Hujan Ringan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 72–95%

  • Kabupaten Tabanan: Hujan Ringan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 77–97%

  • Kabupaten Jembrana: Hujan Ringan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 76–98%

  • Kabupaten Bangli: Hujan Ringan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 70–99%

  • Kabupaten Karangasem: Hujan Ringan | Suhu 21–30 °C | Kelembapan 61–95%

  • Kabupaten Buleleng: Cerah Berawan | Suhu 24–33 °C | Kelembapan 68–89%

  • Kabupaten Klungkung: Cerah | Suhu 25–33 °C | Kelembapan 68–95%

Masyarakat di Imbau Tetap Waspada

BMKG mengimbau krama Bali serta wisatawan yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap bersiap membawa jas hujan atau payung. Tingginya kelembapan udara yang berkisar hingga 99 persen di beberapa kawasan seperti Bangli juga memicu potensi berkabut di daerah dataran tinggi.

Di samping itu, masyarakat diingatkan untuk senantiasa menjaga kebugaran tubuh serta kecukupan hidrasi cairan di tengah cuaca transisi yang berubah-ubah dari terik panas menjadi hujan. (Kab/Red).

kabar Lainnya