Lomba Paduan Suara PKK Bali Sukses Pukau Ribuan Penonton PKB, Jadi Benteng Lestari Lagu Daerah

Sukses Bius Pengunjung PKB 2026, Lomba Paduan Suara PKK Bali Ubah Lagu Klasik Jadi Keren!

DENPASAR,KABARBALI.ID – Gemuruh sorak-sorai pendukung dan pencinta seni koor menggema hebat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, Kamis (2/7/2026). Ribuan pasang mata berjejal memenuhi ruang pertunjukan demi menyaksikan ketatnya persaingan Lomba Paduan Suara antarkabupaten/kota yang digagas oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali.

Kemeriahan lomba ini kian berlipat ganda karena pelaksanaannya beririsan langsung dengan atmosfer magis Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48. Alhasil, masyarakat umum dan pelancong yang tengah berkunjung ke PKB turut tumpah ruah menikmati harmonisasi vokal yang disuguhkan oleh talenta-talenta muda perwakilan daerah se-Bali.

Perlombaan bergengsi ini digelar sebagai rangkaian perayaan menyambut Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini TP PKK Provinsi Bali secara progresif membidik siswa-siswi tingkat SMA/SMK sebagai aktor utama di panggung guna membumikan kembali lagu-lagu daerah ke dalam sanubari generasi Z.

Selain adu olah vokal, sehari sebelumnya TP PKK Bali juga telah sukses menggebrak publik lewat penyelenggaraan Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Lomba Memasak Olahan Pangan Lokal Non-Beras dan Menu Serba Ikan.

“Maksud dan tujuan utama pelaksanaan perlombaan ini adalah untuk menumbuhkembangkan minat, bakat, dan kreativitas generasi muda sejak dini. Kita ingin mereka menerapkan pola hidup sehat, menguasai keterampilan hidup (life skills), serta aktif dalam pengembangan seni budaya yang sejalan dengan nilai-nilai luhur Gerakan PKK,” tegas Putri Koster.

Siswa SMA Wajib Bawakan Mars PKK hingga Tembang Mayadenawa

Aturan ketat diterapkan panitia dalam lomba tahun ini. Setiap TP PKK kabupaten/kota wajib menunjuk satu SMA binaan untuk mengirimkan tim paduan suara tangguh berjumlah 31 orang, yang terdiri atas kombinasi penyanyi pria dan wanita (mixed choir).

Di atas panggung Ksirarnawa yang megah, setiap tim hanya diberikan durasi tampil maksimal 18 menit. Mereka ditantang mengarsiteki harmoni lewat dua lagu wajib, yakni Lagu Mars PKK dan Lagu Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Tak hanya itu, tensi kompetisi kian memuncak saat masing-masing sekolah membawakan lagu pilihan daerah yang legendaris, seperti lagu Bungan Sandat, Don Dapdape, atau bait-bait teatrikal dari lagu Mayadenawa.

“Lomba paduan suara ini kami rancang sebagai benteng pertahanan untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan lagu-lagu daerah Bali yang sarat makna kepada generasi muda. Melalui media musik ini, para pelajar kita harapkan bisa semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap identitas warisan budaya leluhurnya di tengah gempuran budaya asing,” imbuh Putri Koster.

Di akhir arahannya, sosok srikandi pelestari seni Bali ini berpesan agar seluruh peserta tidak hanya mengejar trofi juara, tetapi juga mengedepankan sportivitas, kompetisi yang sehat, serta saling menghargai taksu penampilan antardaerah.

Bagi semeton yang penasaran dengan jawara paduan suara terbaik tahun ini, pengumuman pemenang resmi dan penyerahan hadiah dikonfirmasi baru akan diketok palu pada malam puncak Peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026 mendatang. (Rls-Kab).

kabar Lainnya