TP PKK Bali Gelar Aksi ‘Bergerak & Berbagi’, Ingatkan Pentingnya Pelayanan Turun ke Bawah

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali turun gunung mengepung tiga desa di Kabupaten Gianyar sekaligus, Jumat (3/7/2026).

GIANYAR, KABARBALI.ID  – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan menyentuh akar rumput terus digelorakan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali. Melalui program unggulan Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” Tahun 2026, jajaran kader pemberdayaan perempuan ini turun gunung mengepung tiga desa di Kabupaten Gianyar sekaligus, Jumat (3/7/2026).

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan sosial tidak boleh mandek di balik meja birokrasi, melainkan wajib dijemput bola hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Aksi kemanusiaan terpadu ini dipusatkan di tiga titik strategis, yakni Wantilan Pura Puseh Banjar Bayar (Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang), Wantilan Pura Dalem Sembuwuk (Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring), serta Wantilan Desa Adat Bona (Kecamatan Blahbatuh).

Kehadiran rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, beserta jajaran perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Ny. Seniasih Giri Prasta menegaskan bahwa dinamika sosial dan tantangan ekonomi masyarakat pascapandemi kian kompleks. Oleh karena itu, 10 Program Pokok PKK tidak boleh lagi sekadar menjadi hafalan teks baku, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk program aksi nyata yang dirasakan langsung dampaknya oleh warga miskin dan kelompok rentan.

“Di tengah tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, diperlukan komitmen bersama antara TP PKK, pemerintah, dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan. Tujuannya satu, agar masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih dekat, cepat, dan sesuai kebutuhan,” tegas istri Wakil Gubernur Bali tersebut, Jumat (3/7/2026).

Salurkan Sembako Gizi hingga Bibit Pohon Produktif

Seniasih menambahkan, kader PKK memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis karena jaringannya menembus hingga ke unit terkecil, yakni dasawisma. Kader PKK dituntut peka dan mampu menjadi jembatan hidup yang menghubungkan program prioritas pemerintah daerah dengan kebutuhan riil di tengah-tengah lingkungan banjar.

Sebagai wujud nyata kepedulian, dalam aksi sosial tersebut TP PKK Provinsi Bali menggelontorkan 50 paket bantuan kebutuhan pokok khusus dan susu bernutrisi tinggi. Bantuan tersebut disasarkan secara selektif kepada 50 penerima manfaat yang masuk kategori prioritas, meliputi ibu hamil (bumil), penyandang disabilitas, warga lanjut usia (lansia), anak balita kurang gizi, hingga kader PKK desa setempat.

Tidak hanya menyentuh aspek pangan instan, aksi ini juga berwawasan lingkungan jangka panjang dengan menyerahkan 50 bibit pohon produktif, seperti bibit pohon mangga, alpukat, dan manggis. Gerakan menanam pohon ini diorientasikan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga berbasis pekarangan (Aku Hatinya PKK) sekaligus menghijaukan wilayah Gianyar.

Tinjau Pelatihan Memasak dan Cek Kesehatan Gratis

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Ny. Surya Adnyani Mahayastra langsung meninjau sejumlah pos pelayanan gratis yang beroperasi di areal wantilan. Beberapa di antaranya meliputi stan demo dan pelatihan memasak kuliner sehat berbasis pangan lokal guna pencegahan stunting, serta pos pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat umum. (Rls-Kab).

kabar Lainnya