Masuk Top 125 Karisma Event Nusantara 2026, Pembukaan PKB ke-48 Diapresiasi Wamenpar Ni Luh Puspa

: Gubernur Koster resmi membuka PKB XLVIII 2026 di Ardha Candra Art Center

DENPASAR, KABARBALI.ID – Penyelenggaraan pesta budaya terbesar di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII (ke-48) Tahun 2026, resmi dibuka secara megah pada Sabtu (13/6/2026) malam. Seremoni pembukaan dipusatkan di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Momen sakral pada hari Saniscara Umanis, Sungsang tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Enik Ermawati (Ni Luh Puspa), Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Inspektur Jenderal Kemendagri, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, serta jajaran kepala daerah se-Bali.

Istimewanya, malam pembukaan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. PKB ke-48 yang mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” ini resmi terpilih sebagai bagian dari 125 gelaran budaya unggulan nasional tahun 2026 oleh Kementerian Pariwisata RI.

“Kebesaran dan kemegahan Kebudayaan Bali kini telah mendapat pengakuan dunia. Melalui kebudayaan, Bali terbukti mampu bersaing di tataran pergaulan internasional,” ujar Gubernur Koster dalam sambutan resminya, Sabtu (13/6) malam.

Libatkan Puluhan Ribu Seniman dan Ratusan Sekaa

Dalam laporan resminya, Gubernur Koster menekankan bahwa volume partisipasi seniman dalam PKB tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Berlangsung dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026, festival budaya sepanjang satu bulan penuh ini didukung secara total oleh 23.936 seniman serta 307 sekaa, sanggar, maupun yayasan seni dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Sesuai dengan cetak biru Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali melalui Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020, PKB tahun ini akan menyajikan 10 materi pokok komprehensif, yaitu:

1. Peed Aya (Pawai Budaya)

2. Rekasadana (Pergelaran Seni)

3. Kandarupa (Pameran Seni Rupa)

4. Utsawa (Parade)

5. Wimbakara (Lomba)

6. Kriyaloka (Lokakarya/Workshop)

7. Widyatula (Sarasehan/Seminar)

8. Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni)

9. Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah)

10. Bali World Culture Celebration (Perayaan Kebudayaan Dunia di Bali)

Unsur Jantra Tradisi Bali diarahkan khusus untuk merawat kearifan lokal seperti pengobatan tradisional (usadha), olahraga, dan permainan tradisional. Sementara Bali World Culture Celebration menjadi instrumen taktis untuk mewujudkan Bali sebagai Pusat Kebudayaan Dunia (Bali Padma Bhuwana).

Sektor Ekonomi Kerakyatan: Lapak IKM dan UMKM Digratiskan

Selain menjadi panggung ekspresi seni murni, PKB XLVIII juga berfungsi sebagai roda penggerak ekonomi kreatif lokal. Art Center Denpasar bertransformasi menjadi wahana etalase produk kerajinan dan kriya bermutu tinggi khas Pulau Dewata.

Guna berpihak pada pelaku usaha lokal, Pemerintah Provinsi Bali memfasilitasi sebanyak 124 Industri Kecil Menengah (IKM) dan 72 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengisi stan pameran. Seluruh pelaku usaha tersebut diberikan hak berjualan secara gratis tanpa dipungut biaya sewa lapak sepanjang pameran berlangsung. Langkah strategis ini diharapkan mampu meringankan beban operasional UMKM sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi domestik krama Bali. (Rls-Kab).

kabar Lainnya