Ala-Ayuning Dewasa Kamis 13 Agustus 2026: Ada Kala Temah dan Salah Wadi, Hindari Gelar Pernikahan dan Ngaben

pernikahan orang Bali

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali memegang teguh kalkulasi Ala-Ayuning Dewasa atau hari baik dan hari kurang baik dalam kalender Bali sebelum memulai berbagai aktivitas, baik itu upacara adat, pembangunan, maupun kegiatan harian.

Berdasarkan kalender Bali pada Kamis, 13 Agustus 2026, terdapat kombinasi wariga yang membawa petunjuk khusus terkait kegiatan yang dianjurkan serta pantangan yang sebaiknya dihindari.

Pada hari ini, umat diimbau untuk tidak menggelar upacara besar khususnya Manusa Yadnya (seperti wiwaha/pernikahan, mapendes/potong gigi, potong rambut) maupun Pitra Yadnya (ngaben, penguburan, nyekah, ngasti). Hal ini dikarenakan adanya pengaruh Salah Wadi, Kala Prawani, dan Kala Temah yang bernilai kurang baik untuk dewasa ayu.

Meski demikian, Kamis (13/8/2026) menjadi hari yang sangat baik (Dauh Ayu) untuk merumuskan awig-awig (peraturan adat), membuat undang-undang, serta memulai pembangunan gedung atau struktur. Hari ini juga bertepatan dengan Banyu Urug yang amat baik untuk membuat bendungan, namun tidak disarankan untuk menggali sumur.

Bagi pengrajin seni dan petani, Kala Kilang-kilung dan Pepedan memberikan pengaruh baik untuk membuat kerajinan anyaman (seperti barong dan bakul/sok), serta membuka lahan pertanian baru. Sementara Sri Murti dan Sri Tumpuk sangat baik untuk mempersembahkan yadnya di lumbung kepada Dewi Sri serta memikat burung.

Guna mempertahankan kedamaian diri dan lingkungan, masyarakat diimbau untuk menjaga ucapan dan tidak berbicara hal-hal yang tidak perlu akibat pengaruh Kala Macan. (kb/red)

Rincian Ala-Ayuning Dewasa (13 Agustus 2026)

Unsur Pedewasan Lainnya:

kabar Lainnya