KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kehadiran layanan kedaruratan Call Center Polri 110 kembali membuktikan efektivitasnya dalam menolong masyarakat. Bergerak cepat merespons laporan warga, jajaran personel SPKT bersama piket fungsi Polres Klungkung dan Polsek Klungkung sukses mengamankan seorang anak bawah lima tahun (balita) yang tersesat di jalur cepat nasional, Rabu (24/6/2026).
Aksi penyelamatan balita tersebut didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Satra, Aiptu I Wayan Antara. Petugas langsung menyisir lokasi penemuan di sekitar Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Satra, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, guna mengidentifikasi korban dan mencari keberadaan orang tuanya.
“Respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik. Berkat laporan warga melalui Call Center 110 dan kesigapan petugas di lapangan, anak tersebut berhasil dikembalikan kepada keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkapnya Kamis (25/6).
Berdasarkan hasil identifikasi kepolisian, balita yang sempat telantar tersebut diketahui bernama Riansa Mori Uma (4), anak dari pasangan suami istri asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, yang merantau di Klungkung.
“Warga sekitar awalnya melihat balita tersebut berjalan seorang diri di pinggir jalan raya Bypass Ida Bagus Mantra dengan ditemani oleh seekor anjing jenis Herder milik pemilik kos mereka,” sebutnya.
Saat sang anak hendak melangkah menyeberangi jalur cepat yang padat kendaraan, anjing Herder tersebut dengan sigap terus berusaha menghalangi badan si anak. Akibat aksi penyelamatan itu, sang anjing dilaporkan sempat terserempet kendaraan yang melintas.
Melihat situasi membahayakan tersebut, seorang pengendara motor Yamaha N-Max yang melintas langsung berhenti, mengevakuasi anak tersebut ke warung terdekat, dan warga segera menghubungi Call Center 110.
Dari keterangan pihak keluarga, saat peristiwa terjadi, sang ayah bernama Febrianus Mori Uma sedang bekerja di Kabupaten Bangli. Sementara sang ibu, Intan Wada Ridja, berada di dalam rumah kos.
Tanpa sepengetahuan ibunya, Riansa tiba-tiba keluar halaman dan berjalan jauh menuju jalan raya trans-Bali dengan diikuti oleh anjing milik pemilik tempat tinggal mereka yang bernama Joko. (Sta-Kab).