Ny. Putri Koster Usulkan Seluruh Posyandu di Bali Diberi Nama Sesuai Banjar, Permudah Pendataan

BADUNG, KABARBALI.ID – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengusulkan sebuah terobosan strategis agar seluruh Posyandu di Pulau Dewata diberi nama resmi sesuai dengan banjar tempat Posyandu tersebut berada. Penataan ini dinilai krusial untuk mempermudah proses pemetaan, pendataan, pembinaan, serta pengembangan Posyandu secara lebih terstruktur dan berbasis data akurat.

Usulan tersebut ditegaskan Ny. Putri Koster saat menghadiri rangkaian Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali bertajuk “Membina dan Berbagi” ke-14 Tahun 2026 yang berpusat di Kabupaten Badung, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menyasar puluhan kader di Desa Adat Tangeb (Kelurahan Abianbase, Mengwi) dan Desa Selat (Abiansemal).

“Mengingat jumlah Posyandu di Bali sangat banyak, saya ingin seluruh Posyandu di masing-masing banjar diberi nama sesuai nama banjarnya sendiri, lengkap dengan nama desa/kelurahan serta kecamatannya. Hal ini akan memudahkan pemetaan dan penataan Posyandu di seluruh Bali,” ujar Ny. Putri Koster.

Terapkan 6 SPM dan Dorong Kader Jadi Jembatan Aspirasi

Tidak hanya sekadar tempat pelayanan kesehatan formal, Posyandu di Bali kini mengalami perluasan peran mendasar. Pengarah Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, memaparkan bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini menerapkan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Enam bidang pelayanan tersebut mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial yang melayani seluruh siklus hidup warga.

Guyur Bantuan Tonan Beras dan Ribuan Butir Telur untuk Kader

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader di lapangan, TP Posyandu Provinsi Bali menyerahkan paket bantuan pangan secara masif di dua lokasi kegiatan.

Di Kelurahan Abianbase, bantuan disalurkan kepada 78 kader dari 13 Posyandu. Sementara di Desa Selat, bantuan diserahkan kepada 60 kader dari 4 Posyandu. Setiap kader masing-masing menerima 30 kilogram beras, 2 krat telur, dan 2 kotak susu.

Secara akumulatif, total bantuan yang diguyurkan untuk 138 kader Posyandu di Kabupaten Badung mencapai 4.140 kilogram (4,1 ton) beras, 276 krat (8.280 butir) telur, serta 276 kotak susu. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para kader dalam mengawal kesehatan serta pembangunan masyarakat Bali.  (Rls-Kab).

kabar Lainnya