Pererat Silaturahmi Pratisentana, Pasemetonan Arya Gajah Para Sembahyang Bersama Pura Pedarman Besakih saat Kuningan

Ketum AGP Pusat berikan sambutan hangat semeton yang hadir sembahyang bersama. foto/dok pribadi

KARANGASEM,KABARBALI.ID – Ratusan krama dari Pasemetonan Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas dari berbagai penjuru daerah di Bali berkumpul dan melaksanakan persembahyangan bersama serangkaian perayaan Hari Raya Kuningan.

Kegiatan keagamaan yang sarat akan nilai spiritual dan kebersamaan ini berpusat di Pura Pedharman Arya Gajah Para, Kompleks Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem, pada Sabtu (27/6/2026).

Prosesi persembahyangan bersama yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ida Rsi Jumpungan Wesukla dari Geriya Tegak, Klungkung.

Ketua Umum Pusat, Arya Gajah Para (AGP), I Ketut Suadnyana, mengungkapkan bahwa persembahyangan bersama di Pura Pedharman Besakih ini merupakan bagian utama dari serangkaian perayaan Hari Raya Kuningan yang rutin dirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari sekali.

Menurutnya, selain sebagai bentuk wujud bhakti (bakti) kehadapan leluhur dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, momentum suci ini memegang peranan krusial sebagai wadah perekat persaudaraan krama sentana.

“Diharapkan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap hari Kuningan yang jatuh setiap 210 hari agar bisa melakukan silaturahmi sesama Semeton Pratisentana SAGP-BSAG (Sentana Arya Gajah Para – Bratara Sira Arya Getas) dari berbagai daerah,” ujar Pensiunan Kadisbud Klungkung ini.

Dihadiri Tokoh Pemuka dan Pengurus se-Bali

Agenda religius ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh sentral pasemetonan. Tampak hadir di lokasi pura di antaranya Ketua Paruman

I Ketut Suadnyana

Walaka Guru Made Dapir, Ketua Paruman Pinandita Jro Mangku Komang Sukra, serta Ketua Panitia Pembangunan Guru Komang Wirawan.

Selain itu, perwakilan Pengurus Pusat seperti Agus Astapa dan Wayan Suarta, bersama jajaran Pengurus Kabupaten/Kota yakni Guru Ketut Udiana, Guru Ketut Suardana, serta Jro Nyarikan Gede Putra, juga tampak membaur bersama Pengurus Pengempon  Pura dan ratusan semeton (kerabat) AGP yang datang dari berbagai pelosok pulau Dewata.

Melalui pelaksanaan ritual berkala ini, Pasemetonan Arya Gajah Para berharap nilai-nilai luhur dresta adat tetap terjaga kokoh. Sesuai dengan derap semangat jajaran pengurus dan semeton yang disatukan dalam Salam AGP: “Bhakti, Satya, Wirang”, persatuan antar-generasi keturunan Arya Gajah Para diharapkan dapat terus bertumbuh kuat, adaptif, dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan beragama serta sosial-kemasyarakatan di Bali. (Kri-Kab).

kabar Lainnya